Sulut Times, MANADO — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menegaskan agar seluruh kabupaten dan kota di Sulut menampilkan kemeriahan Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara maksimal.
Instruksi ini disampaikan Gubernur dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pemerintah Provinsi Sulut bersama para bupati dan wali kota se-Sulut di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Selasa, 25 November 2025.
Didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Gubernur Yulius membahas capaian pembangunan daerah menjelang akhir tahun. Ia secara khusus menyoroti pertumbuhan ekonomi, termasuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Sulut.
”PDRB per kapita kita tahun 2024 mencapai Rp69.352. Capaian Kota Manado yang mencapai Rp115.143 per kapita jelas menjadi pendorong utama,” ungkap Gubernur.
Atas dasar kontribusi ini, Gubernur mengapresiasi kinerja Kota Manado dan meminta ibu kota provinsi tersebut untuk tampil maksimal dalam menyambut perayaan akhir tahun.
Gubernur Yulius Selvanus secara eksplisit meminta para bupati dan wali kota menghadirkan suasana Natal dan Tahun Baru yang meriah di ruang-ruang publik.
”Saya tegaskan, jalan protokol dan area publik harus menggambarkan kemeriahan Natal. Kota Manado, khususnya, tidak boleh kalah dari kota-kota besar lain dalam hal dekorasi dan semangat perayaan,” perintahnya.
Menurut Gubernur, Sulawesi Utara adalah barometer toleransi dan perayaan hari besar nasional. Oleh karena itu, persiapan Nataru harus disiapkan dengan baik untuk menjaga citra tersebut.
Terkait perayaan, Gubernur Yulius memaparkan rute Safari Natal 2025 yang akan dimulai pada 8 Desember 2025.
Rute yang ditetapkan meliputi Talaud, Sangihe, Manado, Bolaang Mongondow, Kotamobagu, dan dilanjutkan ke Sitaro dengan perjalanan laut.
”Setiap lokasi yang kami kunjungi harus dipastikan kesiapannya seratus persen, termasuk ketersediaan listrik dan semua fasilitas pendukung. Kita harus memastikan kunjungan ini berjalan lancar,” tegas Gubernur.
Selain persiapan Nataru, Rakorev juga membahas isu strategis lain. Gubernur melaporkan bahwa inflasi di Sulut berada dalam kondisi baik dan terkendali.
Mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Gubernur mengumumkan kemajuan signifikan
“Progresnya sudah sangat maju. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) sudah ditandatangani, dan saat ini memasuki tahap persetujuan substansi oleh Menteri ATR/BPN. Ini adalah langkah akhir menuju penetapan Perda RTRW,” jelasnya.
Rakorev 2025 ini secara keseluruhan menutup tahun dengan penekanan pada penguatan pembangunan menuju tahun 2026 dan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi perayaan akhir tahun.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)






























Komentar