Suluttimes.com, AIRMADIDI – Kapolres Minut, AKBP Dandung Putut Wibowo SIK memastikan proses penanganan kasus tewasnya salah satu penambang dan korban lainnya di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bakal dipercepat.
Tak heran, laporan kasus yang tengah ditangani penyidik Polsek Dimembe akan dialihkan ke Mapolres Minut.
“Pemeriksaan terhadap para saksi tengah berlangsung di Polsek Dimembe. Sudah tiga orang saksi yang dimintai keterangan,” sebut
Kapolres Minut melalui Kasat Reskrim AKP Yulianus Samberi SIK, Jumat (06/09/23).
Pemeriksaan terhadap saksi buntut peristiwa naas yang menimpa salah satu pekerja tambang asal Desa Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong, Iwan Laurens (44).
Korban terjatuh di dasar lubang galian menggegerkan area tambang emas milik VK alias Victor berlokasi
di Desa Tatelu, Kecamatan Domembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (30/09/23) sekitar pukul 09.00 Wita.
Naas, nyawa Iwan Laurens tak terselamatkan akibat terjatuh di dasar lubang.
Sementara korban lainnya Ulan, mengalami patah kaki dan
luka robek disekujur tubuh.
Kedua pekerja tambang ini terjatuh diduga akibat tali yang digunakan putus saat sedang beraktivitas di dalam lubang galian. (dw/st)

























Komentar