BI Ingatkan Sinergitas Jaga Stabilitas Ekonomi Sulut

Oleh: Ronald Ginting

Sulut Times, Manado – Wabah covid-19 sangat berdampak pada perekonomian Sulawesi Utara. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara memberikan catatan khusus agar perekonomian daerah ini kembali stabil.

“BI punya beberapa kebijakan yang kita lakukan. Salah satunya, melaui KSSK Nasional yang mengeluarkan sejumlah aturan yang memperkuat stabilitas dan likuditas lembaga keuangan maupun makro ekonomi kita,” papar Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat, Kamis (30/4).

Dikatakan Arbonas bahwa semua pihak harus memikirkan kondisi ekonomi jangka pendek daerah kita ini. Hal ini dapat tercipta asalkan ada sinergitas semua pihak.

“Pemprov, BI, OJK, Perbarindo, Forkompinda, TPID dan lintas instansi perlu mengatur langkah bersama. Paling tidak kita pikirkan dulu ekonomi kita tiga bulan ke depan,” jelas Arbonas.

Baca Juga  Erick Thohir : Semua Toilet Pertamina Harus Gratis

Arbonas menyampaikan bahwa langkah pengucuran bantuan sosial baik melalui bantuan langsung, BPNT dan stimulus lainnya yang dilakukan pemerintah dan sektor swasta sudah tepat. “Stimulus-stimulus tersebut bisa meminimalisir dampak ekonomi karena covid,” tambah dia.

Lanjut dia, pihaknya dan instansi terkait lainnya juga telah berupaya menguatkan sektor informal di Sulut. Contohnya, pelaku UMKM dan sektor usaha terdampak diberikan stimulus khusus.

“Fasilitas likuiditas BI berikan ke bank, suku bunga diturunkan, menjaga peredaran uang,” katanya.

Dia juga menekankan supaya ada stabilitas nilai inflasi daerah. Karena itu BI dan TPID Sulut perlu monitoring pergerakan harga.

“Kita bersama jaga kondisi ekonomi makro dan mikro daerah kita,” tukas dia. (gtg)

(Visited 13 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar