Suluttimes.com, AIRMADIDI – Desa Kauditan Satu, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) program percepatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Pencanangan ini berlangsung di lokasi Pondok Doa K.F Kalempouw, Desa Kauditan Satu, Rabu (13/07/22) ditandai dengan pemukulan Tetengkoren oleh Bupati Minut Joune Ganda SE MAP.
Bupati Joune Ganda mengapresiasi BPS Provinsi Sulawesi Utara maupun BPS Minut yang telah mempercayakan Kabupaten Minahasa Utara untuk dijadikan sampling Pencanangan program Desa Cinta Statistik. Ini untuk yang kedua kalinya, sebelumnya tahun 2021 Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat.

“Mudah-mudahan kedepan Desa-Desa lain maupun Kelurahan bisa mengikuti sebagai Desa/Kelurahan Cantik Statistik jadikan Desa/Kelurahan Cinta Statistik,” ujar pria yang kini telah menyandang gelar Master (S2), program study administrasi publik.
Joune Ganda menerangkan, Desa Cantik merupakan program percepatan Badan Pusat Statistik guna meningkatkan kompetensi Aparatur Desa dalam mengelola dan memanfaatkan data Desa. Dengan begitu, perencanaan pembangunan Desa menjadi lebih tepat sasaran, terlebih memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Tujuannya agar perangkat Desa lebih paham statistik dan melahirkan komunitas cinta statistik di Desa, sehingga Desa dapat bertransformasi menjadi subjek pembangunan dan ujung tombak dari pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang JG sapaan akrab bupati Minut.
Lanjutnya, data statistik yang update akan sangat membantu dalam akselerasi apapun, contohnya penanganan stunting, penanganan bantuan-bantuan, keluarga mana yang paling layak dibantu.
“Jika pendapatan tinggi, tidak serta-merta menunjukkan bahwa kehidupan masyarakatnya lebih meningkat. Halnya harga barang-barang naik, juga tidak menunjukkan adanya suatu peningkatan. Yang paling penting bagaimana kita bisa menata ekonomi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah bupati.
Sementara Sumbodo Aji Cahyono notabene Prakom dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut mengatakan, Desa Cinta Statistik adalah Desa yang mampu melakukan pengelolaan dan pemanfaatan data statistik untuk mendukung pembangunan Desa menjadi lebih baik.
Artinya, dalam penyelenggaraan Desa Cantik, data apa saja yang ingin dirangkum, data mana saja yang akan ditampilkan sangat tergantung dari kebutuhan Desa itu sendiri. Jadi bisa akan menjadi subjek yang akan menentukan arah pembangunan Desa.
“Apabila sebuah Desa akan berkonsentrasi di sektor pertanian misalkan, maka data yang perlu dikumpulkan adalah data-data yang terkait dengan kegiatan pertanian. Data merupakan data yang akan dimanfaatkan oleh Desa guna mendukung peningkatan kesejahteraan,” jelas ahli madia Prakom BPS Sulut.
Acara pencanganan Desa Cantik turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Utara Drs. Rivino Dondokambey, Asisten II Alan Mingkid, unsur Forkopimda diantaranya Kejari Minut Yohanes Priadi, SH, MH, Wakapolres Minut Kompol Hans Biri, Kepala BPS Minut Carlos Erikson, Kepala BPS Bitung Hendra Tumbelaka, para Camat serta para Hukum Tua se-Kecamatan Kauditan. (dw/st)
























Komentar