Cegah Stunting, Pemdes Kolongan Gelar Palatihan Kader Kesehatan

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Penanganan Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah di bidang kesehatan.

Bahkan berbagai upaya terus dilakukan
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), guna mencegah masalah gizi buruk bagi pertumbuhan ibu hamil, balita maupun anak-anak sekolah menjadi fokus semua pihak, tak terkecuali Pemerintah Desa (Pemdes) Kolongan, Kecamatan Kalawat, Minut.

Tak heran, dengan menggunakan sebagian Dana Desa (DanDes) TA 2023, Pemdes Kolongan menggelar pelatihan Kader Kesehatan.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Balai Desa Kolongan, Selasa (16/05/23) dibuka oleh Camat Kalawat Dra
Ferlie Indri Nassa MA, dan dihadiri Kepala Puskesmas Kolongan dr Cicilia Paat, Kumtua Desa Kolongan Yohanis Wangania, Sekdes Petra Fiolita, Kaur Keuangan Meity Mamangkey, Ketua BPD, termasuk peserta pelatihan.

Baca Juga  KBPP Polri Wajib Dukung VAP For Sulut 1

Camat Kalawat mengatakan, kalau pelatihan kader kesehatan di setiap Desa sangat dibutuhkan, bertujuan untuk menurunkan angka stunting, termasuk di Desa Kolongan.

“Tentunya dengan peran para kader dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat. Mereka-mereka yang sudah dilatih akan menjadi corong informasi di masyarakat,” ujar Camat Indri Nassa.

Sementara Kepala Puskesmas Kolongan dr Cicilia Paat menjelaskan, dengan pelatihan ini tentunya para kader dapat memahami perannya, sehingga dalam pelaksanaan tugas sebagai kader kesehatan bisa berjalan sesuai dengan harapan.

“Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan. Sebab dalam pelatihan nanti kita mempelajari dengan benar, baik sebagai kader Posyandu, kader lansia dan lainnya dalam menyiapkan transformasi layanan kesehatan. Terlebih saat pelaksanaan kegiatan, mulai dari makanan bergizi, penerapan hidup sehat, hingga perubahan perilaku. Bahkan sudah mampu mendeteksi dini adanya stunting di masyarakat,” ujar dr Cicilia Paat.

Baca Juga  Bupati JG Imbau Masyarakat Minut Dukung Tugas KPU Guna Suksesnya Pemilu 2024

Sementara Kumtua Desa Kolongan Yohanis Wangania menambahkan bahwa pengadaan makanan bergisi di Posyandu merupakan intervensi dari sebagian Dana Desa (Dandes).

“Ini sudah aturannya, sebagian alokasi Dana Desa dalam kaitan membantu masyarakat mengatasi stunting, antara lain pembuatan makanan bergisi termasuk pelatihan kader kesehatan khususnya di Desa Kolongan,” sebut Wangania. (dw/st)

(Visited 27 times, 1 visits today)

Komentar