Dampak Bencana, Pemkab Minut Salurkan Bantuan ke Minsel

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Bencana alam akibat abrasi air laut yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Rabu (15/06/22) ikut menyita perhatian pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Empati atas musibah yang dialami masyarakat Minahasa Selatan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dinakhodai Bupati Joune Ganda SE bersama Wabup Kevin W. Lotulung langsung merespons dengan bergerak cepat, menyalurkan bantuan.

Bantuan ini diantar langsung tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dilepas Pj Sekda Rivino Dondokambey, Jumat (17/06/22).

Terinformasi, bantuan berupa bahan pokok serta kebutuhan untuk perempuan dan anak diantar langsung ke lokasi Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Alam yang dibangun di Kantor Desa Lewet, Kecamatan Amurang.

Baca Juga  Wawali Manado : Para Kawula Muda Jangan Takut Berwirausaha

Tim dipimpin Kepala BPBD Minut Jofieta Supit didampingi Kabid Pengembangan Formasi dan Saluran Komunikasi Publik, Alexander Dipan kemudian membawa bantuan tersebut menuju Kabupaten Minahasa Selatan.

Disana, rombongan Pemkab Minut diterima langsung oleh Sekda Minsel Glady Kawatu, kemudian secara simbolis diserahkan ke petugas Posko Bencana Kadis Pariwisata Minsel, Evert Kawalo.

“Terima kasih atas kepedulian dan ketulusan dari Pemkab Minahasa Utara untuk membantu meringankan masyarakat yang terdampak langsung bencana.” ujar Jofieta Supit kepada awak media mengutip penyampaian Sekda Minsel Glady Kawatu.

Apresiasi atas bantuan yang disalurkan Pemkab Minut juga disampaikan Camat Amurang, Alfina Sumendap.

Kepala BPBD Minut Jofieta Supit menjelaskan, selain makanan dan minuman, sesuai instruksi Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung, juga dibawa sejumlah kebutuhan bagi anak-anak dan perempuan juga kaum disabilitas.

Baca Juga  Pelepasan Pawai Malam Takbiran Idul Fitri 1440 Hijriah di Minahasa

“Pada saat bencana, kebutuhan bagi anak, kaum perempuan dan kaum disabilitas harus diprioritaskan. Dan Pak bupati juga wakil bupati sangat memperhatikan hal tersebut,” ujar Jofieta Supit.

Terinformasi, musibah abrasi pantai di Kelurahan Bitung dan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang menyebabkan sesikitnya 41 rumah warga hilang, dan puluhan rumah alami rusak.

Fasilitas seperti jembatan dan jalan sepanjang kurang lebih 300 meter di area boulevard terputus.

“Hingga sore tadi, sudah ada 133 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di posko darurat bencana,” tambah Kepala BPBD Minut. (dw/st)

(Visited 24 times, 1 visits today)

Komentar