Efisiensi Anggaran, JG-KWL Alokasikan Untuk Perbaikan Sarana Pendidikan dan Kesehatan

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Fasilitas pendidikan dan kesehatan kini menjadi konsen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dinakhodai Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung (JG-KWL).

Komitmen meningkatkan kualitas layanan dasar bidang pendidikan dan kesehatan ditandai dengan Penandatanganan Prasasti, program perbaikan sarana pendidikan dan fasilitas kesehatan, oleh Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, bertempat di Atrium kantor bupati, Rabu (01/10/25).

Bupati Joune Ganda (JG) menegaskan bahwa program perbaikan ini merupakan hasil nyata dari efisiensi anggaran yang dilakukan Pemkab Minut.

Demikian efisiensi anggaran ini akan dilanjutkan hingga tahun 2026. Pemkab Minut juga membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat melalui tambahan dana kementerian dan lembaga untuk menutupi kekurangan alokasi daerah.

Baca Juga  Pemdes Kolongan Mengikuti Bimtek Penerapan Siskeudes Online Dan Transaksi Non Tunai Desa

“Pengurangan belanja, seperti perjalanan dinas, makan minum, dan acara seremonial, dan mengalokasikannya untuk pembangunan serta perbaikan sarana pendidikan dan kesehatan,” ujar Bupati Joune.

Disebutkan, total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan Sekolah mencapai Rp37 miliar lebih, sementara untuk perbaikan fasilitas kesehatan sekitar Rp5 miliar.

Rinciannya, 132 Sekolah (PAUD, SD, SMP) direhab, dan dibangun fasilitas baru berupa ruang kelas, toilet, pagar sekolah, hingga rumah dinas guru, baik di daratan maupun kepulauan.

Fasilitas kesehatan terdiri dari 9 Puskesmas Pembantu, 8 Poskesdes, 1 rumah dinas tenaga kesehatan, dan 1 fasilitas di Talaud.

“Lebih dari 90 persen perbaikan berada di wilayah Kepulauan, sebagai bukti bahwa pemerintah hadir melayani masyarakat di wilayah terluar,” ujar Bupati dua periode sembari menambahkan
kondisi sebelum perbaikan sangat memprihatinkan.

Baca Juga  Terpuaskan, Pelantikan 43 Kumtua Disaksikan Gubernur OD

“Setelah direnovasi, fasilitas pendidikan dan kesehatan sudah jauh lebih layak. Saya senang, karena efisiensi yang kita lakukan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat,” sambungnya.

Bupati menekankan perihal layanan dasar pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama Pemkab Minut, menyusul ketahanan pangan yang dinilai penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Selain infrastruktur, peningkatan SDM guru dan tenaga kesehatan turut diperhatikan melalui berbagai pelatihan dan seleksi.

Sekolah dan fasilitas kesehatan sudah kita benahi, selanjutnya kualitas tenaga pendidik dan tenaga kesehatan juga akan ditingkatkan.

“Kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat fasilitas pendidikan dan kesehatan yang semakin layak, modern, dan merata hingga ke pelosok kepulauan,” tambahnya. (dw/st)

(Visited 15 times, 1 visits today)

Komentar