Oleh: Ronald Ginting
Sulut Times, Manado – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara membenarkan adanya kasus kematian pasien dalam pengawasan (PDP) di Sulut, kemarin. Tepatnya, ada 4 orang PDP yang dilaporkan meninggal dunia.
“Benar, kemarin ada 4 orang PDP yang meninggal dunia. Total hingga Senin (27/4) pagi ini, sudah 48 orang PDP yang tutup usia,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, hari ini.
Dandel memaparkan PDP yang meninggal pada Minggu (26/4), yakni 1 orang laki-laki asal Minahasa umur 57 tahun, kemudian satu orang perempuan asal Bitung umur 44 tahun, dari Minut umur 66 tahun laki-laki dan umur 60 tahun, laki-laki asal Bitung.
“Keempatnya sudah dimakamkan dengan prosedur Covid-19,” tambah dia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, PDP yang meninggal ditetapkan karena ada sebaran pneumonia atau radang paru sesuai foto toraks yang dilakukan. Lainnya karena ada penyakit penyerta dari pasien seperti gagal ginjal.
Disebutkannya juga bahwa ada 63 orang PDP yang ditangani kemarin. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan seperti RSUP Prof RD Kandou, Bhayangkara, Anugrah Tomohon, RSUD Mongisidi Teling, Sam Ratulangi Tondano, Popundayan dan Walanda Maramis, Bolmut, dan Pancaran Kasih.
“Semua PDP ada dalam perawatan intens dengan mengikuti setiap perkembangan yang ada. Dalam artian dokter dan tenaga medis yang ada mengikuti hasil temuan yang baru,” paparnya.
“Kita berupaya untuk memberikan layanan medis sesuai dengan perkembangan. Makanya kita selalu open minded, mengingat Covid-19 merupakan penyakit yang baru berusia beberapa bulan,” tukas dia. (gtg)






















Komentar