Meskipun begitu, pengembangan energi baru di lepas pantai masih terkendala dengan studi kelayakan di wilayah laut dan biaya pengembangan yang tinggi.
Melihat potensi besar yang dimiliki Indonesia pada sektor tenaga dari air laut, tiga mahasiswa Universitas Pertamina program studi Teknik Sipil angkatan 2018 yaitu Givson Gabriel, Affifah Mawarni, dan Rizki Saad, merancang inovasi menggabungkan energi gelombang air laut dan tenaga angin.
Inovasi duet energi baru terbarukan ini mereka namakan Nawasena Taruna Energy as a Company to Optimize the Renewable Energy Resources by the Double Energy One Structure (DE-OS) Innovation. Inovasi mereka berfokus kepada efisiensi pembangunan turbin yang terintegrasi.
“Selama ini pembangunan turbin arus laut dan turbin untuk tenaga angin offshore dilakukan terpisah. Kami mengembangkan inovasi double energy one melalui struktur pembangunan kedua turbin yang terintegrasi menjadi satu,” ungkap Givson Gabriel mahasiswa Teknik Sipil Universitas Pertamina dalam wawancara daring, Senin (31/1).






























Komentar