Instruksi Bupati Minahasa: Gas Subsidi Hanya untuk Warga Miskin, Penjual di Atas HET Siap-siap Ditindak

​Sulut Times,  MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak taktis merespons jeritan warga soal kelangkaan Elpiji 3 kg. Bupati Minahasa memimpin langsung Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah titik distribusi krusial pada Selasa (10/03/2026).

​Bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda, Bupati menyisir pangkalan di kawasan Kampung Jawa, SPBU Ranowangko, hingga pusat keramaian di Pasar Tondano.

​Dalam sidak tersebut, tim menemukan fakta bahwa stok di pangkalan ludes dalam waktu singkat. Para warga mengeluhkan ketimpangan antara pasokan gas dengan kebutuhan rumah tangga serta pelaku UMKM yang melonjak tajam.

Menanggapi akan keluhan warga, ​Bupati menegaskan bahwa akar masalah bukan hanya pada teknis penyaluran, melainkan murni akibat keterbatasan alokasi.

Baca Juga  Jemaat GMIM Betlehem Koka Wilayah Kembes Rayakan HUT ke-188 Dengan Kesederhanaan

​”Kami melihat langsung realita di lapangan. Kurangnya kuota wilayah menjadi pemicu utama kelangkaan ini. Saya akan segera berkoordinasi dengan Pertamina agar mereka menambah pasokan Elpiji di Minahasa secepatnya,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

​Selain memperjuangkan tambahan kuota, Bupati juga Memastikan hanya warga yang berhak yang menikmati gas subsidi. Ia akan Menindak tegas jika ada oknum yang nekat menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat situasi sulit.

(Visited 158 times, 1 visits today)

Komentar