Sulut Times, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak taktis merespons jeritan warga soal kelangkaan Elpiji 3 kg. Bupati Minahasa memimpin langsung Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah titik distribusi krusial pada Selasa (10/03/2026).

Bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda, Bupati menyisir pangkalan di kawasan Kampung Jawa, SPBU Ranowangko, hingga pusat keramaian di Pasar Tondano.
Dalam sidak tersebut, tim menemukan fakta bahwa stok di pangkalan ludes dalam waktu singkat. Para warga mengeluhkan ketimpangan antara pasokan gas dengan kebutuhan rumah tangga serta pelaku UMKM yang melonjak tajam.

Menanggapi akan keluhan warga, Bupati menegaskan bahwa akar masalah bukan hanya pada teknis penyaluran, melainkan murni akibat keterbatasan alokasi.
”Kami melihat langsung realita di lapangan. Kurangnya kuota wilayah menjadi pemicu utama kelangkaan ini. Saya akan segera berkoordinasi dengan Pertamina agar mereka menambah pasokan Elpiji di Minahasa secepatnya,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Selain memperjuangkan tambahan kuota, Bupati juga Memastikan hanya warga yang berhak yang menikmati gas subsidi. Ia akan Menindak tegas jika ada oknum yang nekat menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat situasi sulit.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,625)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,543)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,936)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,325)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)





























Komentar