Jaga Predikat Laboratorium Kerukunan, Vanda Sarundajang Ajak KGPM Pniel Terus Bersinergi Bangun Daerah

​Sulut Times,MINAHASA – KGPM Sidang Pniel Kawangkoan membuktikan eksistensinya melalui kontribusi nyata bagi pelayanan internal maupun masyarakat luas di usianya yang ke-4. Pencapaian ini menuai apresiasi mendalam dari Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, serta Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan di Indonesia (KGPM).

​Dalam ibadah syukur tersebut, Wabup Vanda Sarundajang memuji kedewasaan iman jemaat yang tumbuh pesat meski secara usia masih tergolong muda. Ia melihat KGPM Sidang Pniel telah berhasil memberdayakan jemaat secara mandiri.

​”Secara usia, jemaat ini memang masih balita. Namun, kualitas iman dan kemandirian jemaat KGPM Sidang Pniel patut kita beri apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Vanda Sarundajang kepada media suluttimes.com usai kegiatan. (Rabu,25/02/26)

​Vanda juga menyoroti keberhasilan jemaat dalam menyelenggarakan agenda besar tingkat provinsi. Ia mendorong gereja untuk terus menyelaraskan langkah dengan pemerintah daerah guna menyukseskan program pembangunan.

Baca Juga  Pj Bupati Minahasa Sosialisasikan Pencegahan dan Penyalagunaan Narkoba, Tendean : Tanggung Jawab Bersama

“Kami ingin gereja dan pemerintah terus membangun sinergi kuat demi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Minahasa,” tambahnya.

​Senada dengan Wabup, Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM, Gembala Franky Londa, S.Th, MA, menegaskan bahwa pertumbuhan gereja ini merupakan wujud nyata dari kesaksian iman yang hidup.

​”Puji Tuhan, KGPM Sidang Pniel Kawangkoan sudah banyak berkontribusi dalam lingkup pelayanan internal maupun eksternal,” kata Gembala Franky.

​Ia berharap jemaat tidak sekadar memelihara bangunan fisik, melainkan menjadi mercusuar kasih Allah. Gembala Franky mendorong seluruh anggota jemaat untuk terus memancarkan terang Kristus melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

​Selain fokus pada pelayanan internal, Gembala Franky menekankan peran gereja dalam menjaga harmoni di Tanah Minahasa. Ia mengajak jemaat mempererat hubungan lintas denominasi dan lintas agama agar kerukunan tetap terjaga.

Baca Juga  Pesan Bupati Tendean bagi Generasi Muda di Minahasa: Pornografi Merusak Otak, Lebih Bahaya dari Narkoba

​”Kita terpanggil untuk saling melengkapi dan mengokohkan dalam menciptakan kehidupan rukun. Kita harus memastikan Minahasa tetap menjadi laboratorium kerukunan dan toleransi antarumat beragama,” pungkasnya menutup pembicaraan.

​Sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam momentum HUT ini memperkuat komitmen bersama untuk memajukan Minahasa melalui semangat gotong royong dan nilai-nilai spiritual yang kokoh.

(Visited 147 times, 1 visits today)

Komentar