Suluttimes.com, AIRMADIDI – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda (JG) menegaskan, sekarang ini peluang Badan Usana Milik Desa (BUMDes) semakin terbuka. Untuk itu perlu disiapkan orang-orang untuk dapat mengelolanya dengan baik.
Hal ini disampaikan JG sapaan akrab bupati, saat menghadiri sekaligus membuka acara pelatihan Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) berlangsung di Hotel Sutan Raja, Rabu (06/04/22).
Pelatihan pengelolaan BUMDesa diprakarsai Dinas Sosial serta PMD Minut, dalam rangka menjabarkan Peraturan Pemerintah No. 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Bupati Joune Ganda notabene berlatar belakang pengusaha sukses, menjelaskan bahwa sektor-sektor ekonomi perlu diberdayakan dan ditingkatkan, termasuk BUMDes. “Apalagi tanggal 25 Maret 2022 kemarin, pak Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan instruksi untuk menggerakan UKM, sektor-sektor ekonomi di daerah, termasuk di Kabupaten Minahasa Utara. Minut kini telah memiliki e-katalog. Jadi boleh melakukan pembelajaan lokal secara e-katalog. Halnya APBD bisa dialokasikan untuk belanja barang-barang produksi hasil-hasil usaha BUMDES sesuai dengan instruksi presiden No. 2 Tahun 2022 tanggal 30 Maret 2022,” jelas bupati Minut.
Dikesempatan yang sama, bupati mengingatkan agar Kepala Desa/Hukum Tua (Kumtua) mampu melihat potensi Desa, beragam usaha yang bisa dikembangkan dan dikelola oleh BUMDES. Demikian pelatihan ini merupakan sarana yang sangat baik untuk lebih melihat peluang yang ada.”Peluang-peluang ini harus cepat dimanfaatkan. Asalkan jangan sembarangan membuat BUMDes,” harap orang nomor satu di Minut.
Hadir mengikuti pelatihan tersebut, Asisten I, dr. Jane Symons, M.Kes., Kepala Dinas Sosial serta PMD Alpret Pusunglaa, M.AP, seluruh Kumtua se-Minut, seluruh pelaksana operasional BUMDes, dengan narasumber, Staff khusus Bupati, Patrice Suwu. (dw/st)
























Komentar