Kesaksian Perawat, Mantan ODP. Liow : Terima Kasih Tuhan Torang Bisa Melewati Karantina

Sulut Times, Tomohon: Melia Liani Liow, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya kepada Tuhan usai menjalani karantina selama 14 hari.

“Terima kasih Tuhan torang bisa melewati karantina,” tulis Liow di akun media sosial tertanggal 15 April.

Liow merupakan salah satu perawat Rumah Sakit (RS) Bethesda Tomohon yang bersama perawat lainnya selama masa karantina dengan status ODP (Orang Dalam Pantauan).

Melia menjelaskan, mereka semua berada dalam karantina bukan karena mereka bepergian atau berfoya-foya keluar rumah.

Tapi karena sudah menjadi tugas wanita cantik jebolan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado ini sebagai tenaga kesehatan, yang mau tidak mau itu menjadi resiko pekerjaan yang berhadapan langsung dengan pasien yang sudah terpapar Covid-19 atau tidak.

Baca Juga  Presiden Jokowi Lantik KSAL dan KSAU di Istana Negara

Related Post : Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Pendeta Sugeng: Semua Karena Anugerah Tuhan

Related Post : Empat Pasien Dinyatakan Sembuh, Siapa Saja Ya?

Kekasih dari Clinton Dapu ini menceritakan bahwa awalnya ada beberapa dari tenaga medis yang dikarantina agak khawatir atau syok, tapi karena adanya kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, pada akhirnya dirinya dan rekan sejawatnya boleh menjalankan masa isolasi ini selama 14 hari dengan hasil tes negatif.

Saat Melia dan rekan – rekaan perawat masih di Isolasi

Dalam tulisannya di akun media sosial, Liow bahwa menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang di tengah-tengah menghadapi situasi saat ini. Karena pandemi Covid-19 ini bukanlah aib, jadi bersikaplah memanusiakan manusia.

“Karantina bukanlah seperti yang ada dalam pikiran kebanyakan orang di luar sana, yang menganggap isolasi atau karantina adalah hal yang sangat menakutkan. Isolasi atau karantina juga bukanlah hal yang menjijikan”, jelasnya.

Tak lupa, Melia sapaan akrabnya berpesan, agar semua masyarakat jangan takut atau jangan malu berkata jujur pada petugas medis saat dimintakan keterangan kesehatannya.

“Karena kalau dimintakan keterangan dan tidak berkata benar, itu nantinya akan merugikan semua pihak”, ungkapnya.

(Visited 630 times, 1 visits today)

Komentar