Suluttimes.com, AIRMADIDI – Palang Merah Indonesia Kabupaten Minahasa Utara (PMI Minut) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar kegiatan donor darah, mengambil lokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (16/09/25).
Disebutkan Ketua PMI Minut Kristy Karla Arina, bahwa aksi ini bagian dari menyambut HUT PMI ke-80.
Apalagi, kegitaan ini merupakan program kerja dari PMI Minut sepanjang bulan September 2025.
Dikatakan Kristy Arina, Donor darah kali ini mengusung tema “Tebar Kebaikan, Satukan Kepedulian” ini berhasil menggaet puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berpartisipasi.
“Kegiatan donor darah, sering dilakukan guna memaksimalkan sekaligus melengkapi kebutuhan stok Darah yang ada di pelayanan transfusi Darah, karena disadari bahwa kebutuhan transfusi Darah saat ini mengalami peningkatan,” sebut Kristy Arina sapaan akrab isteri wakil bupati Minut.
Di kesempatan yang sama, Ny Kristi Lotulung-Arina juga mengajak masyarakat berperan aktif menjadi pendonor Darah secara sukarela sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
“Sebagai pribadi, juga mewakil organisasi PMI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada
Pemerintah Kabupaten Minut, khususnya Bapak Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung, yang selalu aktif dan mendukung penuh kegiatan kami. Juga berterima kasih kepada masyarakat selaku pendonor dalam kegiatan hari ini,” ujar Ketua PMI Minut sembari memberikan motivasi bagi semua hadirin.
Sementara penjelasan Kepala Unit Pelaksana Transfusi Darah (UPTD) PMI Minut, dr Harold Sepang, kegiatan ini bukan hanya sebatas seremoni, melainkan sebuah ajakan untuk berpartisipasi aktif dalam memenuhi kebutuhan darah yang mendesak.
“Setiap bulannya, darah yang dibutuhkan antara 400 – 500 kantong darah. Sehingga edukasi dan partisipasi masyarakat sangat penting,” lanjut dr Harold Sepang.
Aksi donor darah ini menjadi pengingat bagi masyarakat Minut bahwa setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan.
Dia juga mengapresiasi kehadiran ASN dan PPPK sebagai motor penggerak kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah kabupaten Minahasa Utara dan PMI dalam misi kemanusiaan. (dw/st)

























Komentar