Suluttimes.com, AIRMADIDI – KPU Kabupaten Minahasa Utara (Minut) gelar Simulasi pemungutan suara, Pemilu serentak 2024 berlangsung lancar, Senin (29/01/24)
Kegiatan simulasi dipusatkan di areal Pendopo kantor bupati Minut.
Sebagian lokasi ini dirancang untuk
petugas KPPS dari staf KPU, tempat pemungutan suara, letak bilik terdapat meja dengan 4 kotak suara diatasnya, di meja lainnya terdapat 4 kotak lain tempat meletakan kertas suara hasil pencoblosan, juga terdapat ruang dengan ratusan kursi bagi pemilih serta para saksi dari perwakilan Parpol peserta Pemilu serta diawasi petugas keamanan.
Acara ini dimulai pukul 09.30 WITA disaksikan langsung Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda SE MAP MM MSi bersama Wabup Kevin W. Luntungan SH MH sekaligus ikut dalam Simulasi.
Turut menyaksikan Komisioner Bawaslu Minut Waldy Mokodompit,
unsur Fokopimda serta sejumlah Kepala OPD jajaran Pemkab Minut.
Ketua KPU Hendra Lumanauw MA bersama Komisioner KPU Minut, juga staf KPU menghadiri acara ini.
Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin W Lotulung (JG-KWL) ikut ambil bagian dalam simulasi, mulai dari pemanggilan untuk masuk ruangan dengan memperlihatkan undangan selaku pemilih, kemudian mengambil 5 kertas suara serta menuju ke bilik suara.
5 kertas suara yang diterima untuk pemilihan Capres/Cawapres, Calon DPD RI, DPR RI, DPR Provinsi dan Calon DPRD Kabupaten.
Selain JG-KWL, masyarakat yang terundang khusus warga Kelurahan Airmadidi Atas, dikarenakan Simulasi ini ibarat mengambil lokasi di salah satu TPS yang berada di Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi.
Warga yang ikut dalam simulasi juga diberikan undangan. Halnya sejumlah wartawan, perwakilan Parpol, LÃ nsia, termasuk penyandang cacat turut ambil bagian dalam simulasi ini. Khusus bagi warga disabilitas diberikan pendampingan.
Saat pencoblosan, warga juga tidak diperkenankan membawa Handphone (HP), harus ditinggalkan di meja KPPS sebelum memasuki bilik suara.
Ketua KPU Minut Hendra Lumanauw dalam sabutannya menerangkan kegiatan Simulasi ini juga dilaksanakan seluruh KPU serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.
Dijelaskan Lumanauw, hasil perhitungan suara dimana KPU telah menggunakan aplikasi Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) elektronik notabene aplikasi untuk mendokumentasikan formulir hasil penghitungan suara di TPS.
“Simulasi ini sekaligus ingin memperlihatkan kepada masyarakat situasi sebenarnya pelaksanaan pemungutan suara di hari “H” tanggal 14 Februari mendatang yang adalah hari Kasih sayang, oleh KPU disebutkan hari memberi suara dengan kasih sayang dan damai. Tahapan Pemilu tinggal 17 hari lagi,” ujar Hendra Lumanau sapaan akarab Jurnalis senior ini.
Dijelaskan Ketua KPU, pihaknya tengah melakukan pengepakan logistik kebutuhan Pemilu yang akan disalurkan ke seluruh Kecamatan.
“H-2 logistik Pemilu sudah akan didisitribusikan khusus di wilayah Kepulauan, terdapat 669 TPS tersebar di 131 Desa dan Kelurahan.
Untuk proses pendistribusian ini, kami sangat berharap dukungan Pemda, juga aparat keamanan, agar logistik ini bisa sampai ditujuan dengan lancar. Menuju lokasi kepulauan akan menggunakan trasportasi laut,” tambah Lumanauw.
Sementara Bupati Minut Joune Ganda mengaku dengan penggunaan aplikasi Sirekap. Dengan menggunakan apkikasi ini KPU akan mendapatkan mengetahui dengan cepat hasil pemungutan suara.
“Pemerintah Kabupaten Minut berkomitmen akan terus mendukung pelaksanaan Pemilu serentak agar berlangsung sukses dan lancar,” tegas Bupati Joune Ganda. (dw/st)

























Komentar