Peningkatan rata-rata konsumsi Avtur terbesar selanjutnya terjadi di DPPU Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara yang mencatat kenaikan sebesar 271%, yaitu dari 222,5 KL di TW II menjadi 602,4 KL di TW III.
Rata-rata konsumsi Avtur di DPPU Sam Ratulangi Sulawesi Utara mengalami kenaikan sebesar 255% yaitu dari 690,6 KL menjadi 1.762,9 KL. Sedangkan DPPU Hasanuddin Sulawesi Selatan, konsumsi Avturnya mengalami peningkatan sebesar 202%, mulai dari 6.812,2 KL menjadi 13.793,3 KL. Konsumsi Avtur DPPU Tampa Padang Sulawesi Barat juga mengalami peningkatan sebesar 170%, yaitu 15,7 KL menjadi 26,7 KL.

Dengan peningkatan konsumsi Avtur ini, lanjut Laode, Pertamina juga akan terus meningkatkan layanan dan pasokan untuk menghadapi kenaikan yang mungkin terjadi hingga akhir tahun ini.
“Pertamina terus melakukan monitoring kondisi lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan kerja serta mematuhi protokol Covid 19,” tutup Laode.
Informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Call Center 135.






























Komentar