SULUTTIMES.COM, Bitung — Sosok seorang yang lemah lembut, Nick Adicipta Lomban dari partai NASDEM, gelar Reses ke dua 2021 di Manembo-Nembo Kecamatan Matuari Kota Bitung, dan mendapatkan beberapa keluhan dari warga yang hadir dan paling serius warga kelukan terkait dampak ekonomi di masa pandemi Covid-19, sehingga dalam rangka reses Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Utara ini menyerap banyak aspirasi masyarakat.
Kelangkaan Gas Elpiji 3 kg beberapa tempat di Kota Bitung telah terjadi, seperti yang disampaikan dari salah satu warga Kota Bitung Ane Mandagi warga kelurahan Pateten satu dia mengatakan,”Diduga para pangkalan sudah jual 25 ribu satu tabung sehingga kita warga sampai siksa mencari gas, dan yang dijual oleh pangkalan Elpiji mencari untuk yang banyak,”keluhnya.
Keluhan masyarakat yang lain, terbanyak yaitu dampak dari covid-19 secara ekonomi dan inilah yang dirasakan oleh masyarakat pada umunya. Masyarakat berharap agar pandemi ini akan berlalu dan dapat kembali ekonomi seperti sedia kala.
Masyarakat juga berharap agar Nick Adicipta Lomban (NAL) dapat memberikan solusi.
Dalam kegiatan reses, ini dilakukan pertama kali di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu di siang hari, dan kedua di lanjutkan pada sore hari di Kecamatan Matuari Manembo-nembo, menurut pantauan awak media kegiatan tersebut sesuai Protokol kesehatan, Selasa (31/08/2021).
Sementara itu ketika awak media meminta keterangan dalam kegiatan reses kepada Anggota DPRD dari partai NASDEM ini dirinya pun menyebutkan, “Masyarakat paling mereka kelukan terkait dampak dari covid-19 ini secara ekonomi, memang disatu sisi PPKM memang harus dilakukan agar masyarakat akan terhindar dengan virus covid ini. Dan penyebaran covid ini dapat dijauhkan untuk kita dan dapat dikendalikan,” sebutnya.
Dengan ini NAL, menambahkan terkait keluhan masyarakat katanya, “SoLusinya saya katakan bahwa warga penerima UMKM ini, masyarakat harus bergerak di bidang pertanian untuk mendorong produktifitas. Termasuk dalam hal ini saya apresiasi yang sudah ada terkait dari program pemerintah propinsi itu untuk mempromosikan produk-produk dari UMKM ini penting,” jelasnya.
NAL juga menerangkan, “Selain itu juga jaring pengaman sosial harus terus di galahkan yaitu bansos-bansos harus menyasar di setiap masyarakat yang membutukan, secara merata dan berkeadilan,” terangnya.
Selesai gegiatan, beberapa awak media Kota Bitung juga mendapatkan keterangan dari NAL anggota DPRD propinsi ini adalah sosok yang rama dan suka menyapa orang, dirinya mengatakan terkait poin-poin yang dikeluhkan masyarakat, “Reses ini ada banyak hal yang muncul dari ide masyarakat baik dibidang pertanian, kemudian jalan akses produksi, baik dibidang perikanan serta kelompok nelayan. Meraka membutukan bantuan-bantuan peralatan yang harus mereka pakai, tentunya ini akan menjadi fokus kita,” imbuhnya.
Saya sebagai anggota Komisi dua untuk menyampaikan dan kemudian hal ini bisa terealisasi. Tetapi diluar itu juga dimasa pandemi covid-19 ini, dimasa PPKM ini masyarakat mengharapkan agar ekonomi dan kebutuhan mereka terpenuhi, dan digencarkan bantuan-bantuan yang ada misalnya dari sektor UMKM, pertanian, perikanan, industri kecil,” ujarnya.
Apalagi PPKM ini sudah dalam jangka waktu yang cukup lama, intinya yang harus ditingkatkan daya beli masyarakat ini yang terpenting dan menjadi fokus kita, karena dengan ini dapatlah pulih ekonomi dan juga jaring pengaman sosial
Ketika awak media tanya terkait bantuan kepada warga Kota Bitung yang kurang lebih tuju puluh ribuh sasarannya namun baru empat puluh ribu warga penerimanya NAL menyebutkan, “Saya memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Bitung yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat kurang lebih empat puluh ribuh masyarakat yang merasakan bantuannya,” tuturnya.
(FM,GR)

























Komentar