Suluttimes.com, AIRMADIDI – Aktivitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Desa Maumbi kembali diaktifkan.
Betapa tidak, aktifitas anak-anak antara 3.5 – 5 tahun sempat terhenti sejak tahun 2018 silam akibat Pandemi Covid-19.
Hal ini dibenarkan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Maumbi, sekaligus Penasehat PAUD, bunda Nova Pongajouw. “Dibuka sejak tahun 2018 silam. Namun aktivitas PAUD terganggu akibat Pandemi virus Covid-19. Baru akan diatifkan akhir bulan Januari 2022,” terang isteri Kumtua Desa Maumbi, Johni Tanod, Sabtu (29/01/22).

Dijelaskan bunda Nova, sementara ini kegiatan PAUD mengunakan ruang TP PKK Desa Maumbi. Apalagi jumlahnya masih berkisar 16 anak, usia kelompok bermain antara 3,5 – 5 tahun. “Hari Sekolah Rabu dan Sabtu dimulai pukul 08.00 WITA. Tidak dipungut biaya, alias gratis. Dengan waktu belajar hanya 1 jam,” jelas bunda Nova diiyakan bunda Ita Rimporok.
Disebutkan bunda Nova, proses pembelajaran bagi anak usia dini seperti pengenalan lingkungan, cara bersosialisasi dengan teman-teman mereka, diajarkan bisa mandiri sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak dipersiapkan ketika nantinya berada di tingkatan lebih tinggi, seperti TK atau di Sekolah Dasar. “Untuk biaya pengelolaan masih menggunakan Dana Desa. Sehingga ortu merasa terbantu, tidak terbeban dengan biaya. Mereka merasa senang karena anak-anak mereka boleh mendapat pendidikan walaupun hanya taman bermain. Kami berharap kedepan bisa disiapkan ruang yang lebih representatif. Mengingat anak-anak ini bukan saja dari warga Desa Maumbi, akan tetapi dari Desa Tetangga. Sementara ini kami masih bijaksanai, kalau banyak anak yang mendaftar bisa dibuatkan 2 shift,” tegas bunda Nova. (dw/st)


























Komentar