Suluttimes.com, AIRMADIDI – Rizya Ganda Davega bersama jajaran TP PKK terus memperlihatkan kepedulian terhadap masa depan anak-anak di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Buktinya, Senin (04/04/22) Ketua TP PKK Minut bersama anggota PKK sambangi dua lokasi berbeda, yakni Desa Tontalete dan Desa Lilang yang berada di Kecamatan Kema.
Bertandang di Desa Tontalete, Rizya bersama rombongan Kumtua Desa Tontalete, Stenly Ruben Sagay.
Bertempat di kantor Desa, isteri bupati Minut ini disapa ibu-ibu hamil bersama anak-anak balita, serta lansia yang memang telah menunggunya.

Perkunjungan TP PKK Minut dalam rangkaian sosialisasi pentingnya peran keluarga, dalam pertumbuhan serta perkembangan anak.
Dikesempatan itu, Rizya Ganda Davega mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk lebih proaktif dalam menjaga perkembangan anak sejak dini. “Saya berharap, Pemerintah, TP PKK Kecamatan dan Desa bisa bekerja sama dengan seluruh elemen di masyarakat, terlebih orang tua proaktif memantau perkembangan anak, pemenuhan gizi sejak masih dalam kandungan. Sebab anak-anak ini merupakan generasi penerus,” ujarnya melanjutkan.

“TP-PKK Minut akan selalu memberikan pendampingan kepada mereka melalui kader TP-PKK yang ada. Mari kita beri asupan gizi dan nutrisi maksimal kepada anak sejak usia dini, agar tercipta tongkat estafet penerus bangsa yang unggul,” imbuhnya, sembari menyerahkan berbagai bantuan kepada ibu hamil, balita, termasuk lansia.
Hukumtua Desa Tontalete, Stenly Ruben Sagay mengapresiasi kunjungan sekaligus berterima kasih atas bantuan dari Tim Penggerak PKK Minut.
“Mewakili masyarakat Desa Tontalete, kami berterima kasih buat Ketua TP-PKK Minut ibu Rizya Ganda-Davega. Semoga inovasi dan program serta kerja nyata TP-PKK Minut, pertumbuhan dan perkembangan anak semakin lebih baik, terlebih menurunkan angka stunting di Desa Tontalete, secara umum di Minahasa Utara,” ujar Sagai.
Sementara di Desa Lilang, Ketua TP PKK Rizya Ganda Davega meresmikan ruang Paud Wilidan.

Dalam pengguntingan Pita, Ketua TP PKK Minut mengapresiasi upaya seluruh pemangku kepentingan yang telah membangun pusat belajar Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Wilidan di Desa Lilang, Kecamatan Kema, Minut. “Dengan diresmikan Paud Wilidan, para pembina atau pengasuh anak akan lebih berperan aktif dalam mengontrol perkembangan anak, khusus di Desa Lilang, Kecamatan Kema,” harap Rizya Ganda.
Rizya menegaskan, TP-PKK Minut sangat konsen dan berkomitmen ikut memberikan pendampingan bagi pertumbuhan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

TP-PKK Minut akat terus memberikan perhatian lewat program-program nyata, maupun melalui pendampingan sehingga ada perbaikan-perbaikan bagi pertumbuhan anak-anak khususnya di masa Pandemi Covid-19.
“Saya imbau kita semua tetap mematuhi protokol Kesehatan, program vaksinasi yang diseriusi Pemerintah. Demikian pula, mari kita saling bergandengan tangan, bekerja bersama-sama memberi perhatian dalam pembangunan di Kabupaten Minut yang saat ini sedang bertumbuh pesat, termasuk dalam sektor Pariwisata. Kita juga harus berbangga, daerah ini Likupang telah ditetapkan sebagai wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Mari kita dukung agar perkembangan di Minahasa Utara semakin nyata dan lebih baik kedepan,” tambah bunda Paud Rizya Ganda Devega.
Turut hadir di dua kegiatan ini diantaranya, Camat Kema Daniel Komenaung, Kapolsek Kauditan, Kapus Kema, Kepala bidang Paud Dinas Pendidikan Jansen Katuuk, Kabid IKP Dinas Kominfo Alexander Dipan, jajaran TP PKK Pemkab Minut, TP-PKK Kecamatan dan Desa (dw/st)

























Komentar