Pelepasan 13 CJH Minut ke Tanah Suci

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Sedikitnya 13 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang akan bertolak ke Madinah resmi dilepas, Rabu (22/04/26)

​Acara pelepasan dipusatkan di Atrium kantor bupati Minut dilakukan oleh Bupati Dr. Joune Ganda, yang diwakili Asisten 1 Umbase Mayuntu, turut menyaksikan jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dr. Allan Mingkid, tokoh agama dari NU dan Muhammadiyah, termasuk keluarga juga kerabat calon haji.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara, KH Narto Pakaya, dalam laporannya bahwa seluruh jamaah telah melalui rangkaian persiapan yang panjang.​
Halnya seluruh calon jamaah haji telah memenuhi syarat istitaah kesehatan dan mengikuti bimbingan manasik secara intensif.
“Kami telah berikhtiar semaksimal mungkin memberikan layanan terbaik, mulai dari dokumen hingga pendampingan kesehatan,” ujar Pakaya.

Baca Juga  Pemkab Minut Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya Tahun 2026

Di kesempatan tersebut, Pakaya menitipkan pesan kepada para jamaah haji yang akan berangkat, terpenting luruskan niat yakni beribadah semata-mata karena Allah SWT, Jaga Kesehatan karena ibadah juga akan menguras fisik dan batin, selalu gunakan tanda pengenal, selalu kompak dan tetap dalam rombongan.

Sementara sambutan Bupati sebagaimana dibacakan Asisten 1 Umbase Mayuntu,
menekankan bahwa keberangkatan ini adalah anugerah besar yang tidak didapatkan oleh semua orang.
Diharapkan sekembalinya dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi teladan dan meraih predikat Haji Mabrur.

“Pemerintah juga menitipkan doa permohonan kesejahteraan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Minahasa Utara, agar senantiasa diberi kedamaian dan persatuan di tengah tantangan global.
Para calon haji juga diingatkan untuk menunjukan sikap santun, disiplin dan saling memperhatikan satu dengan yang lain,” ujar Umbase mengutip pesan Bupati Joune Ganda.

Baca Juga  Warga "Serbu Kantor Desa Winetin" Lokasi Pasar Murah

Mengakhiri sambutan, diwarnai dengan
pemberian tali kasih sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap kelancaran ibadah para jemaah di Tanah Suci. (dw/st)

(Visited 31 times, 1 visits today)

Komentar