Suluttimes.com, AIRMADIDI – Pemerintah Desa (Pemdes) Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggalakan program ketahanan pangan, berupa penanaman sejumlah komoditas seperti Padi, Jagung dan Rica (cabe), Senin (01/09/25).
Program ketahanan pangan padi ladang dikelola Kelompok Tani (Poktan) TORPEDO diatas tanah seluas 2 hektar (Ha) berlokasi di Jaga III.
Turut hadir Camat Kalawat Oktavianus J Mayuntu, S.STP, MAP, mewakil Bupati Minut, Kumtua Desa Maumbi Yan Abraham Enoch, Kabid Pertanian Dinas Pertanian Jerry Liando SP, Kepala BPP Kecamatan Kalawat: Altje Mongi, S.Pt, mewakili Danramil Airmadidi, Babinsa Sahar Tenggnga, mewakili Kapolsek Airmadidi, Wakapolsek Steven Rondonuwu, Ketua TP PKK Desa Maumbi Feibby Wangania serta perangkat Desa Satlinmas.
Kumtua Desa Maumbi, Yan Abraham Enoch menerangkan program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari upaya strategis Desa dengan memanfaatkan 20 persen dari total pagu anggaran Desa di tahun 2025, sudah tertuang dalam APBDes TA 2025.
“Anggaran ini digunakan untuk
mendorong kemandirian ekonomi Desa, khususnya di bidang pertanian. Rinciannya sebut saja pembelian bibit Padi Rp 61 jutaan, Jagung Rp 84 jutaan dan Rica Rp 20 jutaan,” urai ‎Kumtua Yan Enoch didampingi Sekretaris Desa Leonard Moray‎.
Sementara Camat Kalawat, Oktavianus J Mayuntu mengutip sambutan bupati, menekankan bahwa program ketahanan pangan yang dilakukan Pemerintah Desa Maumbi dianggarkan dari anggaran desa APBDes.
Hal ini menurutnya bertujuan untuk swasembada pangan, terlebih khusus swasembada padi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Camat juga mengingatkan agar penggunaan anggaran harus tepat sasaran, akan bermanfaat bagi masyarakat sehingga stabilitas harga bisa terjaga, semua bahan pokok bisa dijangkau oleh masyarakat.
“Bagi Kelompok Tani selaku penerima bantuan, dan dipercayakan mengelola komoditas ini harus bertanggung jawab dengan bantuan yang ada,” pesan Camat Kalawat, Oktavianus J. Mayuntu. (dw/st)

























Komentar