Pemkab Minut Bagikan 500 Kupon Subsidi Daging Babi Jelang Paskah

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Sejak pagi, lokasi pasar tradisional Airmadidi, Kamis (26/03/26) kembali diramaikan dengan penyaluran kupon bersubsidi, khususnya pembelian daging babi yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut).

Kegiatan ini diprakarsai Dinas Perdagangan dengan membagikan 500 kupon, tak lain guna meringankan beban ekonomi masyarakat jelang Paskah.

Di tengah suasana aktivitas pasar, nampak Kadis Perdagangan Sinpersli M. Tapada bersama sejumlah staf, didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sekaligus memantau dan mengawasi jalannya pembagian kupon.

Terpantau antrian warga dengan tertib membeli daging babi dengan harga yang jauh lebih terjangkau, dibandingkan harga di pasaran. Stok daging yang disediakan juga mencukupi untuk melayani pembeli.

Baca Juga  Tinjau Lokasi Kebakaran di Waleo, Ketua PMI Minut Disambut Isak Tangis Warga

“Sebagaimana kemarin jelang hari raya Idul Fitri, Dinas Perdagangan membagikan kupon bersubsidi daging sapi. Kali ini jelang hari Paskah, kupon bersubsidi serupa khusus pembelian daging babi. Bagi yang menerima kupon saat pembelian daging babi ada pemotongan khusus, tercantum Rp25.000/kupon,” ujar Kadis Perdagangan Sinpersli Maximilian Tapada didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta Camat Airmadidi sekaligus bertugas mengawasi.

Sementara Asisten II Setdakab Minut, Robby Parengkuan menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkrit pemerintah daerah notabene program Bupati Dr. Joune Ganda SE, MAP, MM, MSi dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung SH, MH, bertujuan membantu masyarakat mendapatkan daging babi dengan harga murah, khususnya kalangan umat Nasrani jelang perayaan Paskah.
Selain bantuan langsung, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat.

Baca Juga  Jumat Berkat Polsek Dimembe Bertatap Muka Dengan Masyarakat Penambang Rakyat Desa Tatelu

“Dinas Perdagangan Minut membagikan 500 kupon daging babi bersubsidi, senilai Rp25.000/kupon. Pembagian ini diharapkan tepat sasaran, dan memastikan keterjangkauan masyarakat, khususnya komoditas daging babi yang memiliki permintaan tinggi,” ujar Parengkuan. (dw/st)

(Visited 32 times, 1 visits today)

Komentar