Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) terpusat di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Selasa (29/10/24).
Kegiatan ini dihadiri Pjs Bupati Minut, Reza Dotulung, S.S.T, M.App.Ec, didampingi tim TPID Kabupaten diantaranya asisten II Alan Mingkid, Kadis Pangan Jovieta Supit, Kadis Perdagangan Maximillian Tapada, Kadis Perhubungan Bobby Nayoan, juga hadir Camat Kalawat Indria Nassa.
Disebutkan Pjs Bupati Reza Dotulung dimana kegiatan GPM saat ini digelar untuk ke-13 kalinya di seluruh Kecamatan di Kabupaten Minut.
Tujuannya jelas Pjs Bupati antara lain untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menekan laju inflasi di daerah.
“Berbagai komoditas yang diperdagangkan seperti beras premium, gula pasir, telur, minyak goreng, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam tersedia dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Sebab Subsidi yang diberikan mencapai 10%-30% dari harga pasaran,” jelas Pjs Bupati Reza Dotulung.
Sementara Kadis Pangan Jovieta Supit mengatakan program Gerakan Pangan Murah (GPM) diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, dan menekan harga komoditas juga menekan inflasi di daerah.
“GPM merupakan kerjasama Pemkab Minut melalui Dinas Pangan dengan Perum Bulog, Kios Unggas, Distributor Telur, dan Pelaku Usaha Pangan lainnya,” ujar Supi.
Hukumtua Desa Kolongan, Johanis Wangania S.Sos mengapresiasi Pemerintah Kabupaten melalui dinas pangan yang telah melaksanakan pangan murah di Desa Kolongan.
“Masyarakat Desa Kolongan tentunya sangat terbantu dengan adanya GPM murah ini,” sebut Wangania.
Berdasarkan data yang dihimpun Disperindag, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Airmadidi mengalami penurunan signifikan sejak pemberlakuan program subsidi. (dw/st)



























Komentar