Suluttimes.com, AIRMADIDI – Lomba bikin kue tradisional semarakan acara HUT PMI ke-78 yang digelar di Taman Talise Desa Kolongan, Jumat (08/09/23).
Acara ini dibuka oleh Sekretaris PMI Minut Melky Mewengkang.
Perlombaan bikin kue tradisional cukup diminati kaum hawa, bukan hanya masyarakat di Desa Kolongan ataupun Desa tetangga yang ada di wilayah Kecamatan Kalawat. Namun ada beberapa peserta lomba datang dari Desa di Kecamatan Likupang Selatan, Kecamatan Talawaan, Kecamatam Kauditan, Kecamatan Dimembe, Likupang Timur, Kecamatan Wori, juga Kecamatan Airmadidi.
Sebagaimana disebutkan Ketua PMI Minut Kristi Arina bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) selalu identik dengan pelaksanaan donor darah. Namun lebih dari itu sebagai pengurus PMI selalu berupà ya mengantisipasi berbagai hal yang menjadi tujuan dari misi kemanusiaan.
Perlombaan bikin kukis tradisional yang menghiasi perayaan HUT PMI ke-78 dikatakan Kristi Arina, ingin memberikan nilai tambah agar TP PKK, ibu-ibu rumah tangga bisa berkreasi, lebih kreatif dalam mempertahankan kue-kue kearifan lokal.
“Kegiatan-kegiatan ini akan terus dilakukan guna menggairahkan ibu-ibu rumah tangga, ataupun kelompok kuliner untuk lebih kreatif. Apalagi wilayah Minahasa Utara saat ini sudah cukup dikenal dengan destinasi wisata super prioritas. Maka kita harus mampu menghadirkan inovasi, misalnya saja kalangan ibu-ibu mampu membuat kue-kue tradisional dengan berbagai rasa hingga menarik pembeli. Kearifan lokal harus tetap dipertahankan,” ujar isteri tercinta wakil bupati Minut, Kevin William Loulung (KWL).
Kristi Arina ikut berkeling seluruh meja peserta sembari merasakan kue peserta lomba.
Usai mencicipi kue, Ketua PMI Minut juga membagikan bingkisan bagi seluruh peserta.
Nampak para peserta lomba begitu gembira saat menerima bingkisan, bisa bercanda bahkan selfie bersama ibu Kristi sapaan akrab ketua PMI Minut.
“Ini bingkisan buat seluruh ibu-ibu peserta. Untuk hadiah tunggu hasil penilian tim. Saya cuma rasa tapi tidak punya andil untuk penilaian,” canda ibu Kristi.
Konon seluruh peserta menerima bingkisan langsung dari Ketua PMI Minut.
Sementara hadiah uang tunai bagi para juara dengan penilaian antara lain Kreatifitas, Cita rasa, Tekstur, Kandungan gisi dan Penyajian.
Untuk juara I Desa Kalawat membuat Kue Onde-Onde menerima uang tunai Rp. 3.000.000.
Juara II Desa Tumbohon, Talawaan membuat Kue Keruput menerima uang tunai Rp 2.000.000. Juara III Desa Nain membuat Kue Panada menerima uang tunai Rp 1.000.000
Sementara juara harapan I Desa Kokole II membuat Kue cucur rasa durian, Juara Harapan II Desa Matungkas, Dimembe membuat Kue Apang, dan Juara Harapan III Desa Tontalete membuat Kue Bodo. Masing mereka juga menerima uang tunai dibawah Rp 1.000.000.
Hadir dalam à cara ini diantaranya Kadis Perindustrian Minut, Maximillian Tapada SPd MPd, Direktur RS GMIM Tonsea dr Donny, perwakilan RS Maria Walanda Maramis, perwakilan RS Sentra Medika, RS Hermana Lembean, Kajari Minut, perwakikan Polres Minut, Camat Kalawat, Kadiv KUM HAM, perwakilan sejumlah perusahaan yang berafiliasi dengan PMI Minut, pengurus serta anggota Unit transfusi darah PMI Minahasa Utara.
Dalam pantauan di lokasi acara, disediakan pemeriksaan gratis, juga kegiatan donor darah.
Masyarakat juga ambil bagian dalam kegiatan donor darah maupun memeriksa kesehatan gratis oleh medical yang sudah disiapkan panitia.
Sementara Sekretaris PMI Minut Melky Mewengkang mengatakan, PMI Minut juga membagikan piagam bagi lembaga maupun individu/perorangan yang berafiliasi, khususnya dengan PMI Minut.
Piagam diberikan kepada pendonor 10x tercatat ada 100 orang, pendonor 25x ada 15 orang, pendonor 50x tercatat ada 2 orang.
“Contohnya Kumtua Desa Kolongan pak Yohanis Wagania tercatat sudah 63 kali mendonorkan darahnya. Waktu lalu yang bersangkutan menerima piagam penghargaan 25x pendonor. Kali ini penghargaan 50x,” ulas Mewengkang.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan mereka selama ini, baik dari kelembagaan, perorangan dan sebagainya. Kami bekerja sama dengan semua lini dalam rangka kegiatan donor darah, turun ke Desa-Desa mendapat suport Ketua PMI Minut, ibu Kristi Arina yang selalu ikut dalam berbagai kegiatan di Desa-Desa,” terang Sek PMI Minut. (dw/st)

























Komentar