Pertama di Sulut, Pengukuhan Bunda TPK Minut

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2022, prevalensi stunting nasional berada pada angka 21,6 persen. Maka diperlukan berbagai upaya dengan melakukan intervensi percepatan menurunkan angka Stunting.

Demikian pemerintah telah menetapkan Stunting sebagai prioritas nasional, tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, merupakan wujud komitmen Pemerintah Indonesia dalam menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen di tahun 2024.

Tak heran, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) langsung bergerak cepat dengan membentuk Bunda Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang dimotori oleh TP PKK.

Buktinya, bertempat di JG Center, Kab. Minahasa Utara, Senin (27/03/23).
dilaksanakan Pengukuhan Bunda Pendamping TPK (Tim Pendamping Keluarga) Kabupaten Minahasa Utara, dirangkaikan dengan Launching Dapur Stunting, sekaligus Launching Mars Stunting JG ditandai dengan memukul tetengkoren dan Roadshow Dapur Stunting.

Ketua TP PKK Ny. Rizya Ganda-Davega
dipercayakan sebagai Bunda Pendamping TPK Kabupaten Minahasa Utara, dikukuhkan oleh Sekretaris BKKBN Provinsi Sulut Laydi Ante S.Pd., MPd.

Baca Juga  Awal Pekan Depan, Layanan Samsat Dibuka Kembali

Dilanjutkan dengan pengukuhan para pendamping TPK Kecamatan, yakni seluruh Ketua PKK Kecamatan se-Kab Minut Oleh Ny Rizya Ganda-Davega.

Dalam sambutannya, Sekertaris BKKBN Lady Ante S.Pd, M.Pd mengatakan, pengukuhan Bunda Pendamping TPK merupakan yang pertama di Sulawesi Utara.
Upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dinakhodai pak Joune Ganda bersama pak Kevin W. Lotulung (JK-KWL) akan dijadikan contoh bagi Kabupaten Kota lain di daerah Sulawesi Utara (Sulut).

“Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, benar-benar konsen dengan berbagai upaya dalam hal mencegah dan menekan angka stunting di Minahasa Utara. Pengukuhan Bunda pendamping TPK adalah yang pertama dari 15 Kabupaten Kota di Sulut,” ujar Lady Ante.

Sementara Ny. Rizya Carla Ganda-Davega mengatakan pengukuhan ini sebagai pemacu semangat baru untuk kesejahteraan masyarakat.

Demikian sebut Bunda Tim Pendamping Keluarga (TPK) Minahasa Utara, akan menjadi Duta Penurunan Stunting untuk melawan dan mencegah Stunting di masyarakat.

Baca Juga  Dinas Perdagangan Minut Terbaik III Penyerapan Anggaran Tahun 2022

“Kami selalu berupaya memberikan edukasi kepada semua yang terlibat, untuk mensosialisasikan kepada semua ibu hamil sampai anak lahir. Untuk itu kami minta dukungan semua pihak, mari kita bergandengan tangan melawan dan mencegah stunting di daerah ini, Minahasa Utara,” sebut Rizya Ganda-Davega.

Lanjutnya, TPK akan turun di seluruh Desa memantau perkembangan pada bayi bersama ibunya, agar lebih memperhatikan gizi dan rutin dibawa ke Posyandu.
Tujuan dan target kedepan antara lain bisa mengurangi angka stunting di Kabupaten Minut, sehingga ibu-ibu di Desa bisa lebih paham akan perkembangan anaknya.

“Saya berharap seluruh TPK Kabupaten dan Kecamatan yang dilantik bisa menjadi agen dan pelopor penanganan stunting di Minahasa Utara,” tambah isteri Bupati Minut, Joune Ganda.

Dikesempatan yang sama, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda SE MAP., MM, MSi mengapresiasi atensi BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, atas Pengukuhan Bunda Tim Pendamping Keluarga (TPG) Minahasa Utara. Selamat bekerja, berkarya dan mengabdi untuk Minahasa Utara hebat bebas stunting.

Baca Juga  DPD RI Siap Wujudkan Parlemen yang Kuat dan Aspiratif

Bupati menjelaskan beberapa hal penting dalam penanganan masalah stunting, dengan melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi resiko stunting.

“Cepat turunkan Stunting Jaga Generasi kedepan. Juga pentingnya informasi dan sosialisasi akan bahaya Stunting juga penanganannya harus sampai ke Desa-Desa. Bukan hal yang mustahil target 14 persen penurunan stunting di Indonesia tahun 2024 bisa tercapai,” pinta JG sapaan akrab bupati Minut.

Setelah dikukuhkan sebagai bunda pendamping, Rizya Ganda langsung melakukan Rodshow di Kecamatan Dimembe dan Kecamatan Wori dengan memberikan bantuan kepada balita dan ibu hamil, serta memberikan makanan tambahan bagi balita.

Turut hadir dalam acara pengukuhan diantaranya, Wakil Bupati Minut Kevin W. Lotulung, SH. MH., Dandim1310 / Bitung Letkol Yoki Efriandi, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ny. Henny Yohanes, Sekda Minut Ir. Novly Wowiling, MSi, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Pdt. Christiani Ivone Wowiling Lombogia, STh, serta sejumlah Kepala OPD jajaran Pemkab Minut. (dw/st)

(Visited 42 times, 1 visits today)

Komentar