Suluttimes.com, Airmadidi-
Permasalahan perum Agape, Desa Tumaluntung, Kècamatan Kàuditan, Kabupaten Minhasa Utara tak luput dari perhatian Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Forkopimdà Sulut, diantaranya Kapolda Irjen Pol. Dr. Remigius Sigid Tri Hardjanto. SH MSi, Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, SIP, Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI, Gig J.M. Sipasulta, M.Mar, Stud.
Slogan Perum Agape Damai, Minahasa Utara Damai, torang samua basudara dan Torang samua Ciptaan Tuhan berkumandang di lokasi perum Agape. Hal ini turut disuarakan gubernur saat melakukan perkunjungan bersama rombongan unsur muspida di Perumahan Agape, Sabtu (01/02/20).
“Torang di Sulut damai, jadi tolong jaga dàn pertahankan kerukunan antar umat beragama, jangan torang bakalae, semua harus diselesaikan dengan cara damai dan penuh kekeluargaan,” pinta orang nomor satu di Sulut dihadapan ratussan wàrga, tokoh masyaràkat dan tokoh àgama, termasuk tua-tua adat.
Gubernur mengingatkan agar semua pihak bisa menahan diri, jangan bertindak anarkis. Bermacam persoalan harus bisa diredam dan dibicarakan dengan baik – baik.
“Slogan Torang samua Basudara jangan jadi simbol. Torang samua Basudara dalam Tuhan. Ini penting dan harus menjadi pemersatu kita yang ada di Minut, secara umum di Sulawesi Utara. Jaga ketentraman, nda usah bakalae,” pinta Olly.
Dikesempatan yang sama, gubernur mengimbau Kapolda untuk menindak tegas oknum-oknum yang segaja menodai atau sengaja merusak keberagaman nilai Toleransi umat beragama yang ada di tanah Nyiur melambai ini. “Terima Kasih buat Polda Sulut, yang sudah turun langsung melakukan pengamanan dan sampai saat ini kondisi Perum Agape sudah dalam keadaan aman, tidak ada lagi persoalan, semua sudah dapat ditangani dan diselesaikan dengan baik,” ujar gubernur.
Gubernur juga mengingatkan masyarakat ataupun siapa saja untuk tidak tidak menyebar informasi yang belum tentu benar. Apalagi dipublimasikan melalui media sosial.
“Ini sangat rawan. Jadi hati-hati, Stop berita ‘Hoax’. Saya jamin bahwà saat ini masyarakat yang tinggal di Perum Agape sudah dalam keadaan aman,” tambah gub.
Sementara Kapolda Sulut Irjen. Pol. Dr. Drs. Remigius Sigid Tri Hardjanto. SH MSi mengakui wilayah Sulut adalah wilayah paling toleransi, dáerah ini jadi contoh semua provinsi di Indonesia.
“Tanah Nyiur Melambai Sulut ini , telah menjadi percontohan toleransi umat beragama di semua Provinsi di Indonesia, untuk itu mari kita jaga bersama nilai toleransi yang sudah kita bangun selama ini,” imbuh Kapolda, sèmbari mènambahkan daerah ini sangat diberkati, didalamnya beraneka ragam agama, suku dan budaya. (st/dw)
























Komentar