PLN Pasok Listrik 30 MVA ke PT GSM: Dorong Akselerasi Industri Tambang Emas dan Ekonomi Pohuwato

Sulut Times, (POHUWATO, GORONTALO, 6 Oktober 2025) – PT PLN (Persero) meresmikan penyambungan listrik berkapasitas sangat besar, yakni 30.000.000 VA (30 MVA), untuk PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Inisiatif strategis ini menjadi bukti nyata peran PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor industri pertambangan strategis di wilayah timur Indonesia.

Seremoni peresmian yang menandai beroperasinya sambungan ini dilangsungkan di Gardu Induk Marisa.

Percepatan Pembangunan dan Kolaborasi

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources, Boyke Purbaya Abidin, menyampaikan apresiasi atas kecepatan kerja PLN. Proyek penyambungan 30 MVA ini mulai dikonstruksi pada Januari 2025, mencakup pembangunan 38 tower dan Jaringan SUTT 150 kV.

“PLN menjawab tantangan ini dengan penuh kesungguhan. Dalam waktu 10 bulan, listrik sudah beroperasi tiga bulan lebih cepat dari jadwal. Ini bukti nyata komitmen dan kolaborasi kita,” ungkap Boyke.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa untuk menyuplai daya GSM, PLN telah membangun Gardu Induk 150 kV Marisa (ekstensi) serta jaringan SUTT 150 kV sepanjang 26,6 kilometer.

“Percepatan ini bukti dari komitmen dan kolaborasi bersama. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar kebutuhan Commercial Operation Date (COD) PT GSM dapat terpenuhi tepat waktu,” kata Adi.

Dampak Berlipat Ganda (Domino Effect) pada Ekonomi Lokal

Bupati Pohuwato, Saiful A. Mbuinga, menyambut baik langkah strategis PLN ini. Ia menilai sambungan listrik berkapasitas besar akan menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya industri pertambangan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Listrik ini tidak hanya meningkatkan produktivitas perusahaan, tetapi juga memiliki domino effect terhadap kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD daerah, diawali dari masuknya listrik ke kawasan konsesi tambang,” ujarnya.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menambahkan bahwa PLN memposisikan diri sebagai pilar utama dalam penyediaan solusi kelistrikan yang cepat, tepat, dan terpercaya bagi kawasan industri.

Baca Juga  Pertamina Sulawesi Upayakan Pasokan LPG 3kg Aman dan Terkendali, Penjual di Pangkalan hingga sub Pangkalan

Komitmen Hijau melalui REC

Dalam rangkaian kegiatan peresmian, PLN juga memperkuat komitmen terhadap transisi energi bersih melalui penandatanganan kerja sama:

  1. Renewable Energy Certificate (REC): Kontrak pembelian REC ditandatangani antara PT GSM, PT Pani Bersama Tambang (PBT), dan PT Pani Indonesia (PIN) dengan PT Energi Mandiri Indonesia (EMI).
  2. Operasional dan Pemeliharaan: Kontrak jasa operasional dan pemeliharaan Gardu Induk 150 kV ditandatangani antara PT GSM dan PT Nusa Daya untuk menjamin keandalan infrastruktur baru.

Dengan tersalurnya listrik berkapasitas 30 MVA ini, PLN berharap proyek ini menjadi contoh sinergi ideal antara penyediaan listrik publik dan kebutuhan industri strategis, mendukung pertumbuhan ekosistem industri di Gorontalo yang berdampak positif pada perekonomian lokal.

Baca Juga  PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

Popular posts:

(Visited 119 times, 1 visits today)

Komentar