Polres Sangihe dan Forkopimda Salurkan Bantuan Trauma Pascagempa Healing Pulau Terluar

Sulut Times, Tahuna : Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmen nyata dalam misi kemanusiaan di wilayah perbatasan Indonesia. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik memimpin langsung jalannya penyerahan bantuan sosial dan bakti sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi bermagnitudo 7.7 di wilayah hukum Polres Kepulauan Sangihe.

​Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (11/6/2026) mulai pukul 08.00 WITA dengan menggandeng jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe serta unsur Forkopimda untuk langsung terjun ke wilayah terluar, yakni Kampung Pulau Kawio dan Kampung Pulau Marore, Kecamatan Kepulauan Marore.

Hadir dalam misi kemanusiaan tersebut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, serta perwakilan dari Kodim 1301/Sangihe Kapten (Inf.) Meinhard Lolaroh, dan perwakilan Kejari Sangihe Hence Kasomba.

Baca Juga  E2L _MAP Beri Bantuan Logistik Buat Warga Rusoh yang Terdampat Bencana Alam

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik menegaskan bahwa aksi respons cepat ini merupakan representasi kehadiran negara di tengah-tengah kesulitan masyarakat, sekaligus menjadi momentum menyambut usia ke-80 Korps Bhayangkara.

​”Penyerahan bantuan merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat terdampak bencana jelang hari bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di pulau terluar, khususnya di Kampung Kawio dan Pulau Marore yang baru saja diguncang bencana gempa bumi, tidak merasa sendirian. Polri bersama jajaran TNI dan Pemerintah Daerah hadir langsung untuk meringankan beban, memulihkan psikologis warga, serta memastikan roda kehidupan tetap berjalan baik,” ujar AKBP Abdul Kholik di lokasi peninjauan.

Baca Juga  Presiden Jokowi Sebut Jembatan Penting Kemitraan ASEAN dan Korea Adalah Masyarakat

​Setibanya di Kampung Kawio, rombongan langsung melakukan peninjauan terhadap kondisi pemukiman warga serta infrastruktur rumah yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bumi tersebut.

Selain menyerahkan bantuan logistik berupa bahan pangan pokok, obat-obatan, dan kebutuhan dasar dari Polres, Dinas Sosial serta Dinas Ketahanan Pangan, Polres Kepulauan Sangihe juga menerjunkan tim khusus untuk melaksanakan agenda trauma healing bagi anak-anak setempat.

​Agenda trauma healing ini disambut antusias. Anak-anak di pulau perbatasan tersebut diajak bermain, bernyanyi, dan diberikan edukasi pemulihan psikologis oleh personel gabungan agar tidak mengalami trauma berkepanjangan akibat bencana gempa.

Setelah rangkaian pembagian bantuan selesai, kebersamaan semakin hangat saat seluruh jajaran Forkopimda berbaur bersama warga lokal dalam acara makan bersama.

Baca Juga  Komisi IX DPR RI Bersama BGN Kembali Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Minahasa

​Usai menuntaskan seluruh misi kemanusiaan di Pulau Kawio, Kapolres Sangihe bersama rombongan langsung bertolak dari dermaga pelabuhan setempat menggunakan kapal menuju Pulau Marore untuk menyalurkan paket bantuan serupa serta memantau langsung proses pemulihan pascagempa di sana.

                 ((Jack Latjandu)).

​

(Visited 6 times, 6 visits today)

Komentar