Suluttimes.com, AIRMADIDI – Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Nontje Djeklin Maramis, SPd gelar reses, reses masa persidangan ke II tahun sidang ke I, dipusatkan di Kelurahan Sarongsong I, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (23/04/25).
Dalam dialog terbuka, Nontje Maramis mendengar usulan atau aspirasi warga diantaranya soal pengadaan Internet gratis, perbaikan jalan lorong, drainase, perbaikan lampu jalan, bantuan sarana olahraga, bantuan bagi lansia, usul bangun sumur bor, pembuatan jembatan di DAS warga, pengadaan seragam Kelurahan, bantuan pembangunan Sekolah Al-harat Patar, perbaikan trotoar yang rusak dan bantuan lahan Pekuburan Kelurahan Sarongsong I karena sudah full dan tidak ada lahan baru.
Tak hanya itu, masyarakat juga mengeluh soal limbah pabrik PT. Royal Coconut yang sudah meresahkan masyarakat. Apalagi saat hujan, limbah mengalir sampai ke Kelurahan Rab-rab.
“Kami minta perhatian dari anggota Dewan dan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara karena limbah-limbah ini sangat berdampak pada masyarakat dan mencemarkan lingkungan,” sebut sejumlah warga.
Tak kalah menarik, perangkat Kelurahan juga meminta Politisi Partai PDIP Minut untuk memperjuangkan gaji perangkat Kelurahan yang dinilai terlalu kecil hanya Rp1,5 juta, dibanding gaji perangkat Desa Rp2,4 juta padahal tugas dan tanggung jawab sama.
Mendengar aspirasi masyarakat, Nontje Maramis menerangkan secara berkala kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituen. Di masa reses seperti ini untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi masyarakat akan manjadi bahan pembahasan dalam rapat dewan, sekaligus laporan kegiatan pelaksanaan sidang Paripurna DPRD, dan akan mengawal agar menjadi Program pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Nontje Maramis. (dw/st)

























Komentar