Vaksinasi Massal Unsur Maritim Digelar Di Pelabuhan Kota Bitung


SULUTTIMES.COM, Bitung – PT Pelindo sebagai tuan rumah, fasilitasi tempat vaksinasi massal. Kegiatannya di gedung pelabuhan samudera Bitung yang dijadikan tempat vaksinasi bagi unsur Maritim dan warga Kota Bitung.

Dari pantauan awak media dilapangan, ketika melakukan peliputan di Pelabuhan Kota Bitung.

Target pegawai kesehatan sebanyak 2000 orang per hari yang menerima vaksinasi, Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan dengan keterlibatan dari unsur Maritim Pelabuhan Bitung, RS Angkaran Laut, Rumkital Kota Bitung, KKP, Puskesmas Kecamatan Maesa. Dalam Pelaksanaan kegiatan vaksin tersebut KSOP, PT Pelindo.

Kami insan pelabuhan Bitung yang dikoordinir oleh pihak KSOP, Wemly Wetik, kami berinisiasi untuk melakukan kegiatan vaksin massal karena ini adalah salah satu untuk menunjang pemerintah dalam upaya menghambat memutus mata rantai covid-19 di Kota Bitung,” jawab G M Pelindo Ramdan Affan K.

Untuk melakukan vaksinasi massal di pelabuhan Bitung,”

Jadi disini ada tiga tim pertama dari KKP, Angkatan Laut, dan Dinas Kesehatan Kota Bitung karena diperkirakan bisa mencapai seribu bahkan mungkin lebih, karena yang akan di vaksin kami tidak membatasi,”

Orang-orang ini yang di vaksin dari berbagai daerah, bagaimana mereka tahu. Kami sudah sosialisasi di medsos informasi ini sudah menyebar luas jadi ini tidak tidak hanya warga pelabuhan saja atau bukan hanya warga maritim tetapi seluruh lapisan masyarakat, baik dari luar daerah bukan hanya juga masyarakat Bitung saja yang kami terima untuk di vaksin,” jawabnya.

Saya lihat animo masyarakat yang mau di vaksin untuk memutus mata rantai covid-19, tingkat kesadaran masyarakat sudah sangat tinggi,” terang Kiaidemak.

Intinya pelaku usaha Bitung dan masyarakat Bitung yang akan di vaksin,” jelas G M Pelindo.

Baca Juga  Tim Resmob Bitung Amankan Petani Aniaya Dengan Parang, Tidak Berkutik


Karumkital dr. Wahyu Slamet, drg.I.Wayan Yasa, Sp.KGA., M.Tr Han., M.M.


Dari perwakilan TNI Wayan, unsur Pemerintah Wakil Walikota Hengky Honandar, Kadis perhubungan serta pejabat lainnya darang melihat langsung,” terang Kiaidemak.

Dalam kegiatan tersebut perwakilan TNI I Wayan Yasa, ketika awak media datangi meminta keterangan diapun menjawab.

“Yang pertama kegiatan ini perintah dari unsur pimpinan TNI panglima TNI untuk melaksanakan ribuan vaksinasi kepada insan maritim di wilayah pelabuhan kambung bahari nasional merupakan binaan dari TNI AL, atas dasar perintah dari pimpinan kami, kami melaksanakan kordinasi dengan stake holder terkait di pelabuhan dalam hal ini kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan KSOP, dan stake holder nya mulai dari pelindo, Pelni, koperasi TKBM, APBM, dan insan-insan yang ada di pelabuhan,” tegas Yasa.

“Serta masyarakat umum sekitar hari ini targetnya adalah 2000 peserta vaksinasi, tujuannya adalah target ini adalah untuk mangantisipasi pandemi covid-19 ini apa lagi yang kita tahu sekarang meningkat lagi, dengan adanya varian-varian yang muncul yang tingkat infeksius yang lebih cepat dan lebih tinggi tingkat kematian,” sebut Wayan Yasa.

Kami melibatkan unsur-unsur Forkopimda agar tidak terjadi pelanggaran protokel kesehatan maka TNI/POLRI serta perhubungan kami libatkan dalam pengamanan” terangnya.

Kepala KKP Bitung Dr Pingkan P,. Menerangkan terkait vaksinasi targetnya 2000 per hari program vaksinasi yang sudah disepakati.

“Dalam kegiatan ada terbagi dalam empat meja yang melakukan pelayanan dengan target yang sudah disepakati adalah dua ribu orang,” tutur Pingkan.

Kegiatan ini dari pemerintah yaitu untuk percepatan vaksinasi sesuai intruksi Presiden Joko Widodo sehari satu juta orang per hari, dari kami targetnya dua ribu,” imbuh Pingkan.

Dilibatkan dalam kegiatan vaksinasi ini adalah istansi maritim atau yang disebut skake holder pelabuhan dan juga ada dari Rumkit AL,” terang pingkan.

Kalau dari dinas kesehatan sesuai rapat koordinasi dua tim, jadi kalau mau dilihat berapanya satu timnya terdiri dari enam orang tapi bisa juga cuma sepuluh dalam dua tim tersebut, karena yang bisa melakukan adalah mereka yang sudah mengikuti diklat vaksinator,” kata Pingkan.

Kendalahnya ya memang ada karena dalam melakukan vaksinasi ini tetap akan ada penumpukan orang, tetapi kami tetap berusaha untuk meminalisir agar tidak terjadi penumpukan orang, dari TNI sudah melakukan pengamanan agar tidak melanggar protokol kesehatan,” tutup Pingkan P, kepala KKP Bitung.

(Visited 13 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar