Suluttimes.com, AIRMADIDI – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial PMD menggelar sosialisasi Program JKN-KIS & Implementasi Mobile JKN, kepada perwakilan Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Satker terkait, berlangsung di aula kantor bupati Minut, Rabu (08/03/23).
Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Minut Ir Novly Wowiling MSi dampingi Kadis Kesehatan Dr Stella Safitri M.Kes, Kadis Sosial dan PMD Arnolus Wolayan SSTP, MM dan Kepala BPJS Kesehatan Minut Christina Kojongian SKM.
Dalam sambutannya, Sekda Minut menegaskan bahwa Bupati Joune Ganda SE, MAP. M.M, M.Si telah mencanangkan, kedepan, Kabupaten Minahasa Utara sampai pada Kabupaten Sehat.
Upaya-upaya telah dilakukan bupati bersama wakil bupati sampai sekarang ini, termasuk perbaikan serta peningkatan pelayanan di RSUD Walanda Maramis yang memang adalah RS milik Daerah.
“Mulai bulan April 2023 nanti, pelayanan RS Walanda Maramis sudah berbasis digital yang terakses sampai di seluruh Puskesmas di Minut. Melalui Program digital masyarakat bisa mendaftar saat ingin berobat tanpa perlu mengantri lagi, termasuk jejak rekam medis seseorang sudah bisa terlihat disitu,” ujar Sekda.
Dikesempatan yang sama, Sekda Novly Wowiling mengimbau seluruh ASN serta masyarakat ikut mendukung dan mensukseskan program Bupati, ‘Minahasa Utara menjadi Kabupaten Sehat’.
“Semua unsur harus berperan, para Camat, Kepala Desa, Lurah, Kepala Puskesmas. Aparatur Pemerintah Desa, pastikan bisa mempermudah NIK dan KTP supaya akses kesehatan terhadap masyarakat bisa terlaksana dan berjalan lancar,” lanjut Wowiling.
Kabupaten Minahasa Utara masuk dalam kandidat penerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada tanggal 13-14 Maret 2023 oleh Kementerian, yang akan diserahkan langsung Wakil Presiden kepada Bupati Joune Ganda.
“UHC Kabupaten Minahasa Utara sudah sampai pada posisi 99%, untuk itu kalau ada NIK dan KTP masyarakat yang belum selesai harap segera diselesaikan, jangan dipersulit,” imbau Sekda.
Senada Kadis Kesehatan Minut Stella Safitri menambahkan, pertemuan dengan Kumtua dan Lurah yang ada terkait sosialisasi program JKN-KIS, agar supaya bisa diimplementasikan kepada masyarakat. Dimana Kabupaten Minahasa Utara sudah melakukan pengcoveran bagi masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.
Terkait dengan hal tersebut, hanya untuk masyarakat yang wajib dan harus memiliki NIK dan KTP Minahasa Utara. Untuk itu bagi masyarakat untuk segera mengupdate data terbaru di Capil supaya bisa diverifikasi oleh Dinas Kesehatan supaya bisa mendapatkan BPJS Kesehatan.
“Guna mempermudah masyarakat terdaftar di BPJS Kesehatan, dapat menginstal aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini sangat berguna, sebab peserta BPJS ada di aplikasi ini, juga bisa mendaftar online waktu ingin berobat atau ke rumah sakit, bisa mengecek ketersediaan tempat tidur, juga bisa mengecek kondisi kesehatan,” jelas Kadis Kesehatan, Stella Safitri. (dw/st)
























Komentar