548 Tenaga Kependidikan di Minut Ikuti Penguatan Kompetensi Literasi dan Numerasi

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan mutu pendidikan. Kali ini melalui langkah strategis dengan membuka agenda Transformasi Pendidikan yang menitikberatkan pada ‘Penguatan Kapasitas Pendidikan’, Kompetensi Literasi dan Numerasi’ bagi seluruh tenaga kependidikan.

Kegiatan ini berlangsung selang lima hari, dimulai Senin (18/05/26) hingga Jumat (22/05/26), diikuti 548 peserta terdiri dari Kepala Sekolah (Kepsek), serta para guru dari berbagai tingkatan seperti 19 peserta dari jenjang TK, 382 peserta dari jenjang SD, dan 147 peserta dari jenjang SMP.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara, Febry Dien, ST, M.Inf.Tech (Man), Kadis Pendidikan Ir Jofieta Supit, MSi, Kepala Inspektorat Minut Steven Tuwaidan, S.Sos, MSi, para Kepsek, pengawas, hingga para guru se-Minut.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir Jofieta Supit, M.Si dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini kerjasama Pemkab Minut dan BPMP Sulut. Panitia kegiatan merupakan gabungan dari unsur Dinas Pendidikan, MKKS, K3S, dan PKG.

“Fokus utama kegiatan ini adalah menyasar peningkatan kompetensi para penentu kebijakan dan praktisi di garda terdepan pendidikan. Para peserta diharapkan mampu menguasai serta menerapkan metode pembelajaran yang tepat. Halnya kompetensi literasi dan numerasi peserta didik dapat meningkat secara signifikan, dan itupun akan tercermin pada Raport Pendidikan daerah,” sebut Kadis Pendidikan Minut, Jofieta Supit, Senin (18/05/26).

Baca Juga  17 Pejabat Minut Ikuti Uji Kompetensi

Diketahui, materi bersifat komprehensif yang menghadirkan narasumber seperti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala Balai BPMP Sulut, juga pejabat Widyaprada.

Melalui sinergi lintas sektor dan penguatan kapasitas pendidik, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis dapat melahirkan pemulihan pembelajaran yang transformatif dan berkelanjutan bagi generasi muda di daerah.

Sementara, Asisten III Bidang Administrasi Umum Drs Jossy Kawengian, MAP, hadir mewakili Bupati, dalam sambutannya menegaskan psektor pendidikan merupakan pilar utama, menjadi motor penggerak dalam mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh sebab itu, momentum transformasi ini menuntut adanya pergeseran paradigma yakni beralih dari sekadar rutinitas administratif menuju Perencanaan Berbasis Data (PBD).

“Data Rapor Pendidikan perlu dijadikan kompas utama melalui data yang akurat, kita bisa memetakan dan mendiagnosis dengan tepat wilayah mana saja yang memerlukan intervensi cepat, khususnya pada dua kompetensi dasar yang sangat krusial, yaitu literasi dan numerasi,” ujar Kawengian mengutip pesan tertulis Bupati.

Baca Juga  DPPKB Gelar Lokakarya Penanganan Stunting di Talawaan

Ditekankan juga bahwa peningkatan kualitas literasi dan numerasi siswa bukanlah tugas tunggal Dinas Pendidikan, namun merupakan ‘raport kolektif’ yang menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah daerah.
Sehingga melibatkan lintas instansi sebagai narasumber, mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Inspektorat, hingga Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Bappeda bertugas memastikan program penguatan ini masuk dan selaras dengan dokumen perencanaan daerah. Inspektorat berperan mengawal akuntabilitas, efisiensi penggunaan dana BOS, serta memastikan program berjalan efektif tanpa tumpang tindih. BKAD mengawal agar seluruh penganggaran kegiatan ini terakomodasi dengan baik dalam APBD tahun berjalan,” lanjut Kawengian.

Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berdampak langsung di ruang-ruang kelas. Target utamanya adalah agar anak didik tidak hanya sekadar mampu membaca atau berhitung dengan cepat, melainkan memiliki kemampuan bernalar logis, berpikir kritis, serta cakap dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  KPU Hadiri Rakor Bersama Pemkab Minut Diskusikan Isu Strategis Pilkada Serentak 2024

“Pak bupati memesan khusus kepada seluruh kepala sekolah, pengawas, dan guru yang hadir, diinstruksikan untuk bertindak sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing. Peserta juga diminta menyerap materi pelatihan ini dengan optimal, hidupkan kembali komunitas belajar, serta memaksimalkan pemanfaatan platform teknologi pendidikan yang tersedia,” sentil Kawengian mengutip pesan Bupati

Sementara Kepala Balai BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Febry H.J Dien, S.T, M.Inf.Tech (Man) mengatakan bahwa kemitraan BPMP dan Pemkab Minut akan terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dalam berbagai aspek.
Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi dari Kementrian melalui Ditjen PAUD Dasmen terkait masih rendahnya pengetahuan tentang literasi dan numerasi yang ada di daerah.

“Kami mengapresiasi pak Bupati melalui Dinas pendidikan langsung merespon. Lihat saja besarnya animo dan keikutsertaan para peserta, tenaga kependidikan hadir dalam kegiatan ini,” sebut Febry Dien. (dw/st)

(Visited 22 times, 1 visits today)

Komentar