Sulut Times, Manado : Brigadir ridhal ali tomi yang tewas tewas dengan luka tembak di bagian kepala di kawasan tegal parang, mampang prapatan, jakarta selatan jumat 26 april 2024.
Isteri almarhum novita husain di minahasa tak percaya jika suaminya itu melakukan bunuh diri, dia meminta polri bisa mengungkap kasus kematian suaminya ini dengan terang benderang.
Suasana haru menyelimuti keluarga almarhum brigadir ridhal ali tomi yang ditemukan tewas di dalam mobil alphard dengan luka tembak dibagian kepala di kawasan tegal parang, mampang prapatan, jakarta selatan jumat 26 april 2024.
Saat ini di rumah almarhum yang terletak di perum kalasey indah, desa kalasey satu, kecamatan mandolang, kabupaten minahasa, sulawesi utara sudah banyak di datangi keluarga maupun kerabat pada jumat malam tadi.
Isteri almarhum brigadir ridhal ali, novita husain
Tidak percaya jika suaminya itu melakukan bunuh diri, dia meminta agar kasus kematian suaminya ini di ungkap seterang-terangnya oleh polri.
Menurut novita husain, almarhum ridhal ali tugas bko ke jakarta sejak 2022 lalu untuk menjadi sopir dan ajudan pribadi seorang pengusaha batubara suami dari anggota polwan yang tidak disebutkan namanya.

Novita mengaku baru mengetahui kabar suaminya meninggal pada jumat siang tadi ditelpon oleh anggota polwan yang merupakan bosnya di jakarta serta dari kasat lantas polresta manado yang datang langsung ke rumahnya untuk memberitahu jika suaminya telah tewas.
Novita juga menceritakan beberapa waktu lalu almarhum sempat menelpon dan memberitahu jika dia mau pulang ke manado karena sudah tidak nyaman lagi bekerja dengan bosnya di jakarta.
Keluarga berharap agak jenazah almarhum bisa dipulangkan dan dimakamnkan di manado.
Almarhumah brigadir ridhal ali tomi meningalkan seorang isteri novita husain 37 tahun dan 3 orang anak, seorang pria yang masih berusia 7 tahun, dan dua orang anak perempuan yang masih berusia 5 tahun dan anak bungsu masih berusia 3 bulan.
(jlm/St).





















Komentar