Apresiasi IKISST:Tulude Dijadikan Agenda Tahunan Pemkot Manado

Suluttimes.com, MANADO – Ketua Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud (IKISST) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Prof DR Orbanus Naharia MSi mengapresiasi Walikota Manado G.S Vicky Lumentut dan Wakil walikota Mor D.Bastian yang telah menempatkan pesta adat Tulude yang biasa dilakukan warga Nusa Utara, kini dijadikan agenda tetap pemerintah kota Manado yang digelar tiap tahun.
Apresiasi ini disampaikan Naharia mengawali sambutannya dalam acara pesta adat Tulude dipusatkan di lapangan Sparta Tikala Manado, Rabu (05/02/20).
Pesta Tulude sebut Naharia merupakan bentuk ucapan syukur masyarakat Nusa Utara atas pertolongan dan perlindungan Tuhan Yang Maha kuasa di tahun 2019. Selanjutnya mohon perkenanan Tuhan untuk menjauhkan dari bencana dan perselisihan di tahun berjalan, tahun 2020. “Kami bersyukur, sekaligus berterima kasih kepala walikota dan wakil walikota telah memasukan pesta adat Tulude menjadi agenda tahunan. Ini merupakan suatu penghargaan sekaligus kebanggaan kami warga Nusa Utara. Kiranya apa yang dicita-citakan pemerintah kota, kami doakan bisa terwujud,” ujar Naharia.
IKISST lanjutnya, akan tetap berada di garda terdepan mendukung penuh program dan kebijakan pemerintah dalam rangka memajukan daerah ini, khususnya Kota Manado.

Baca Juga  Klinik Mata Perum Pertamina Resmi Dibuka Walikota Bitung


Dikesempatan itu, Naharia berharap dengan sejumlah kader-kader terbaik, kedepan bisa mendampingi pemimpin kota Manado. “Banyak kader terbaik asal putera Nusa Utara di jajaran pemerintah kota, jika berkenan kedepan salah satu kader bisa mendampingi pemimpin kota ini,” imbuh Ketua IKISST Sulut.
Naharia menambahkan, berkaitan dengan acara Tulude, pihak panitia juga membentuk tim untuk berdoa karena dikuatirkan hujan. “Kami bersyukur kepada Tuhan, sejak oagi tidak lagi hujan, hingga acara ini berlangsung lancar dan aman,” kuncinya.


Diketahui pagelaran pesta adat Tulude, hidangan kue Tamo sebagai lambang berkat Tuhan diarak-arakan dari Gereja Sentrum menuju lokasi.
Perjalanan kurang lebih 5 km dengan berjalan kaki juga diikuti Walikota Manado G.S Vicky Lumentut, Wakil Walikota Mor Bastian, ketua TP PKK Julyeta P. Lumentut-Rutuwene, wakil ketua TP PKK Kota Imelda Bastian-Markus, Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokembay, Kadis Kebudayaan Sulut Jendry Sualang mewakil pemerintah Provinsi, jajaran Forkopimda, tua-tua adat, grup masamper, termasuk pasukan Paskibraka.

Baca Juga  Data 16 Kasus Tambahan Covid di Sulut

Saat memasuki areal pagelaran, tepatnya lapangan Sparta Tikala yang dihadiri diperkirakan 2000-an orang. Para tamu khusus walikota wakil walikota disematkan topi, sementara dipasangkan selendang untuk ibu walikota dan ibu wakil walikota.

Walikota Manado, GS Vicky Lumentut bersyukur acara pesta adat Tulude berlangsung lancar.
Agenda-agenda yang berkaitan dengan kebudayaan, keagamaan sebut Lumentut perlu dilestarikan, salah satunya pesta adat Tulude, kini dijadikan kalender tahunan dari pemerintah kota Manado. “Terima kasih bagi panitia, termasuk pengamanan dari polri dan TNI, Dishub, Sat Pol PP yang terlibat langsung saat arak-arakan berlangsung menggunakan fasilitas jalan umum. Ini semua karna berkat dan rahmat Tuhan, bisa menghadirkan kita semua untuk bersama-sama mensukseskan pesta yang adalah bentuk syukuran masyarakat Nusa Utara,” ujar walikota Manado.
Selain Tulude, juga akan dilaksanakan perayaan Cap Go Me dalam waktu dekat. Yang prinsipnya tegas walikota bahwa seluruh perayaaan hari keagamaan menjadi perhatian yang perlu dipertahankan dan dilestarikan. “Jangan ada yang keliru menterjemahkan program-program pemkot. Ini bagian dari visi-misi kami walikota dan wakil walikota Mor Bastian. Kegiatan budaya yang merupakan aset kearifan lokal senantiasa harus dijaga dan dilestarikan,” imbuh Lumentut.
Sementara Ketua Panitia perayaan Tulude, Sammy Mananoma SH ikut mengapresiasi pemerintah kota Manado telah mensuport kegiatan ini, hingga acara berlangsung sukses. Bahkan panitia berterima kasih atas kehadiran halayak ramai, termasuk warga nusa utara yang telah menghadiri acara ini.
Dalam acara itu, doa berantai untuk daerah Sulawesi Utara, pemimpin kota disampaikan BKSUA perwakilan tokoh agama. (st/dw)

(Visited 77 times, 1 visits today)

Komentar