Suluttimes.com, AIRMADIDI – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda SE MAP MM MSi tak menampik telah terjadi banyak perubahan di RSUD Maria Walanda Maramis.
Hal ini disebutkan bupati Joune Ganda (JG) Senin (09/10/23), mengawali sambutannya di acara launching layanan RS berbasis digital, Sistem Management Rumah Sakit (SIMRS), dirangkaikan dengan peresmian ruang instalasi pemulasaran jenazah.
“Enam bulan lalu, Saya hadir dalam suatu acara di rumah sakit ini. Hari ini Saya datang lagi, secara kasat mata RSUD Maria Walanda Maramis telah banyak berubah. Apalagi pelayanan sudah menggunakan sistem digitalisasi,” akui JG sapaan akrab bupati Minut.
Bupati mengatakan, dengan sistem digitalisasi juga fasilitas yang tersedia, tentunya pelayanan akan semakin lebih baik mulai dari proses registrasi, dipastikan pelayanan akan lebih cepat, dibandingkan sistem konfesional à tau layanan manual.
“Dengan fasilitas pendukung, Saya mengajak seluruh petugas medis untuk bisa dan cepat menyesuaikan diri. Artinya bahwa siapapun yang bertugas di rumah sakit ini harus mampu mengikuti sistim,” imbau bupati.
Lebih lagi lanjut bupati, kini RSUD Maria Walanda Maramis telah memiliki ruang pemulasaran.
“Ruangan ini baru ada sejak rumah sakit ini berdiri. Kita patut bersyukur, sarana atau fasilitas yang ada akan sangat menunjang tugas pelayanan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara Direktur RSUD Maria Walanda Maramis DR dr Joice Katuuk M.Kes memberikan apresiasi kepada Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung (JG-KWL) yang terus mendukung pelayanan rumah sakit Maria Walanda Maramis (MWD), demikian wujud visi dan misi JGKWL akan kemajuan dan terus mengembangkan berbagai fasilitas pelayanan rumah sakit.
Dikatakan dr Joice, RSUD Maria Walanda Maramis kini
mendapatkan fasilitas perawatan gangguan perilaku dan emosional, sekaligus menjadi pilot projek strata madya, yakni fasilitas pelayanan bagi pasien gangguan jiwa.
“RSUD MWM kini difasilitasi layanan RS berbasis digital SIMRS, termasuk ruang pemulasaran jenasah. Dengan sistem online terintegrasi dapat diakses dengan mudah. Pendaftaran secara online tidak memakan waktu lama,” terang Direktur RSUD MWM DR dr Joice Katuuk M.Kes.
Turut hadir di acara Sekda Minut Ir Novly Wowiling MSi, Asisten III Drs Rivino Dondokambey, Kadis Kesehatan dr Stela Safitri, Kajari Minut Yohanes Priyadi SH MH, Wakapolres Minut Kompol Daniel Korompis SE mewakili Kapolres, Dirut PUD Kalabat Fredy Ratumbanua serta undangan lainnya. (dw/st)

























Komentar