Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda (JG) hadiri rapat koordinasi (Rakor) forum diskusi membahas perihal pertumbuhan ekonomi di daerah Sulawesi Utara (Sulut).
Acara ini digagas Bank Indonesia (BI) berlangsung di kantor Perwakilan BI Sulut, Senin (23/02/26) dihadiri Kepala BI Sulut Joko Supratikto.
Turut hadir Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Wagub Dr Victor Mailangkay, Sekda Sulut, para Asisten, unsur Forkopimda, seluruh Bupati/Walikota di Sulut, seluruh Sekda Kabupaten/Kota, Dirut Bank SulutGo, termasuk Auditor Utama Pemerintah Provinsi Sulut.
Juga hadir Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulut.
Bupati Minut Joune Ganda memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dengan kehadiran para pemangku kepentingan sebagai komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah Sulawesi Utara, termasuk di Kabupaten aminahasa Utara.
Disebutkan bahwa pertemuan ini guna menyatukan persepsi, langkah-langkah strategis
antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan lembaga terkait dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Pertemuan ini sebagai wadah strategis untuk menyatukan persepsi menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Diskusi utama berfokus pada Pengendalian Inflasi, Percepatan Digitalisasi transaksi pemerintah, perluasan akses keuangan bagi masyarakat, serta pengembangan ekonomi di Sulawesi Utara,” sebut Bupati Joune kepada sejumlah wartawan usai kegiatan.
Dalam acara ini bupati didampingi Sekda Novly Wowiling, Kepala Dinas Perdagangan Max Tapada, Kabag Pemerintahan Seferson Sumampouw, Kabag Ekonomi Joice Katuuk, serta Kadis Kominfosan Asryadi Lalompoh.
Bupati menjelaskan kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara menunjukkan komitmen dan menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah provinsi terhadap upaya pengendalian inflasi, digitalisasi daerah, serta penguatan pertumbuhan ekonomi di tingkat Kabupaten/Kota.
“Diharapkan melalui forum ini, seluruh kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Minahasa Utara dapat mengimplementasikan program-program strategis yang telah dirumuskan secara lebih efektif dan terukur. (dw/st)

























Komentar