Suluttimes.com, AIRMADIDI – Bupati Minahasa Utara (Minut) Dr Joune Ganda menyampaikan rasa syukur sekaligus memberikan apresiasi kepada Pimpinan serta seluruh anggota DPRD Minut atas kerja keras, dedikasi serta komitmen dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal.
Hal ini disampaikan Bupati Joune Ganda (JG) dalam rapat Paripurna DPRD Minut dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2025.

Rapat paripurna dirangkaikan dengan Keputusan DPRD Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penetapan Kegiatan Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang Kedua Tahun 2026, dipimpin oleh Ketua DPRD Vonny Adel Rumimpunu SE (VAR) didampingi Wakil Ketua Edwin Nelwan dan Chintya Erkles, juga para legislator Minut bertempat di ruang sidang kantor DPRD Minut, Kamis (09/04/26).
Turut hadir Wakil Bupati Kevin William Lotulung SH, MH, Sekwan Minut, staf ahli, Unsur Forkopimda Minut, Pimpinan OPD, para Camat, sejumlah utusan kader Partai Politik serta undangan lainnya.
Ketua Pansus LKPJ Bupati TA 2025 Stendy Rondonuwu membacakan rekomendasi Pansus.
Rekomendasi yang disampaikan hasil pembahasan dengan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Minut untuk ditindak lanjuti.

Bupati menegaskan, kendati menghadapi kondisi ekonomi tahun 2025, melewati berbagai tantangan baik di tingkat nasional maupun daerah, seperti tekanan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun Pemerintah daerah bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan mampu menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Antara lain dengan berbagai upaya telah dilakukan melalui sejumlah program guna menopang penguatan sektor UMKM, peningkatan investasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor unggulan daerah,” lanjut bupati.

“Keberhasilan yang dicapai saat ini merupakan Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat. Kerja-kerja positif ini perlu dipertahankan agar semakin lebih baik kedepan, demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara,” sebut Bupati Joune.
Bupati juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengambilan kebijakan, perlunya kepastian dalam setiap keputusan, juga pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan pembangunan dan perlindungan terhadap masyarakat.

Selain itu, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi global dan nasional yang dinamis di tahun 2026, diprediksi akan menghadirkan tantangan yang lebih kompleks, sehingga diperlukan langkah antisipatif dari pemerintah daerah.
Ia menegaskan, Pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah mitigasi, termasuk koordinasi dengan stakeholder terkait guna memastikan stabilitas pasokan dan harga. Kita harus mengantisipasi kemungkinan kelangkaan energi seperti gas dan bahan bakar. Ketersediaan kebutuhan masyarakat harus tetap terjaga,” tegas Sekjen APKASI.

“Diketahui kondisi ekonomi di Minahasa Utara masih tergolong baik, pertumbuhan ekonomi stabil, kemiskinan bisa ditekan, dan inflasi juga terkendali. Capaian ini merupakan hasil kinerja bersama antara Pemkab Minut bersama jajaran DPRD, serta masyarakat. Ini bisa dilakukan hanya dengan kerja kolaborasi sambil berdoa dan memohon perlindungan dan tuntunan dari yang maha kuasa agar kita mampu melewati tantangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang tepat dan terukur,” kunci Sekjen APKASI. (dw/st)

























Komentar