Cita- Cita Cakumtua Menayang, Ingin Jadikan Desa Sedangan Jadi Desa Wisata Nasional

Sulut Times, MINAHASA : Calon Hukum Tua (Cakumtua) Donny Yorgen Menajang bercita-cita Desa Sendangan menjadi desa destinasi wisata nasional.

Ditahun 2022, Desa Sendangan di Kabupaten Minahasa ini sukses masuk dalam jajaran 100 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Donny Yorgen Menayang menargetkan jika terpilih sebagai Hukum Tua akan membuat Desa Sendangan masuk di 50 besar ADWI.

Sebagai calon hukum tua (cakumtua) bernomor urut 2, Menayang punya program unggulan yang akan dijadikan acuan atau pijakan jika nantinya mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Sejumlah gagasan yang menurutnya menjadi pembanding bagi masyarakat untuk menentukan pilihan kepadanya, sesuai misi: menjadikan Desa Sendangan sebagai Desa Mandiri, sudah tersusun dengan cermat dan seksama.

“Ada lima poin yang menjadi penyokong tercapainya tujuan itu, yakni profesional, team work, bumdes, abdi desa dan kelima evaluasi. Dari 4 program akan dievaluasi apa yang jalan dan terkendala,” urai ayah seorang putra dan 2 putri ini.

Baca Juga  Dimanfaatkan Banyak Pria

Lelaki yang mengaku sejak 2015 intens tinggal di desa setelah melalang buana ke luar daerah, mengungkapkan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, tentunya dengan mengelola sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada.

Selain itu untuk program yang menyentuh lapisan masyarakat dari anak usia sekolah, yakni mengupayakan pemberian beasiswa bagi anak kurang mampu namun berprestasi. Untuk remaja dan pemuda berupaya menyediakan sarana olah raga dan seni.

“Sebagai tulang punggung desa di kemudian hari, menciptakan sarana yang bisa menampung hobi mereka dalam bidang seni budaya dan olahraga sangat penting, agar potensi dan talenta yang mereka miliki tersalur dan bisa dikembangkan untuk berprestasi membawa nama desa dan daerah,” ujar Menayang.

Baca Juga  Diminta Undur Diri dari Pekerjaan karena Terlalu Cantik

Sementara untuk mengembangkan sektor ekonomi khususnya bagi perempuan atau ibu-ibu, apalagi Sendangan sebagai desa wisata harus mampu menciptakan lapangan kerja berupa usaha kecil menengah seperti kuliner, kerajinan tangan dan juga kelompok budi daya.

“Program saya bagi kalangan lanjut usia (lansia) yakni menyediakan apa yang namanya Posyandu Lansia yang fungsinya melayani kebutuhan kesehatan bapa ibu kita yang berusia lanjut,” tutur Donny.

Inti dari semua harapan itu bisa terwujud dan berjalan, lanjutnya, jika masyarakat mempercayakan dirinya sebagai Kumtua Desa Sendangan lewat proses pencoblosan pada 31 Mei mendatang, mengedepankan asas tranparansi di semua pengelolaan keuangan.

“Sebagai orang percaya, apa yang menjadi rencana dan harapan, terlebih tekad saya membangun desa tercinta semuanya serahkan kepada Tuhan Yesus. Berdoa dan bekerja adalah kunci menjawab harapan masyarakat Desa Sendangan,” ucapnya.

Baca Juga  Polres Minahasa Berbagi Kasih dan Ingatkan Kamtibmas Jelang Pilhut 2022

Di akhir perbincangan Donny meminta kepada semua pendukunganya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban dan saling menghargai antar-sesama pendukung calon.

“Terima kasih atas dukungan semua elemen warga baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, orang Sonder di perantauan, keluarga terutama istri dan anak-anak tercinta. Semoga Tuhan menjaga dan melindungi kita semua,” kata penggagas Fareck Community Sonder mengakhiri.

(Visited 110 times, 1 visits today)

Komentar