Suluttimes.com, AIRMADIDI – DPRD Kabupaten Minahasa Utara menggelar Rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan pertama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menyongsong HUT RI Ke-80 melalui tayangan sejumlah televisi nasional, berlangsung Jumat (15/08/25).
Sidang tahunan MPR RI, juga Sidang bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2025 disiarkan langsung pukul 10.27 WIB bertempat di Gedung MPR/DPR RI.
Untuk DPRD Minut, rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Minut Vonny Rumimpunu didampingi Wakil Ketua Edwin Nelwan dan Chintya Erkles, anggota DPRD serta Sekretariat DPRD Minut.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Bupati Joune Ganda, Wakil Bupati Kevin William Lotulung, Sekda Novly Wowiling, unsur Forkopimda, Kepala OPD jajaran Pemkab Minut.
Pidato kenegaraan jelang HUT Proklamasi adalah momen penting berlangsung setiap tahun mengenang peringatan Kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Apalagi di tahun 2025 ini, merupakan pidato perdana Presiden Prabowo sejak dilantik Oktober 2024.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti capaian pemerintahan selama 10 bulan terakhir, menegaskan komitmen terhadap misi Asta Cita, serta menyampaikan pengantar Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.

Berikut rangkuman pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI berisikan :
Capaian 300 hari Pemerintahan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, Cek Kesehatan Gratis untuk masyarakat,
Pembangunan rumah sakit daerah dan renovasi sekolah, Penuntasan penyakit TBC, Pembangunan lumbung pangan nasional, Penyaluran bantuan sosial dan dukungan usaha, Program Strategis Baru Sekolah Rakyat untuk pendidikan inklusif,
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal, Target pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat, Kebijakan Ekonomi dan Infrastruktur
Penghapusan utang macet UMKM senilai triliunan rupiah,
Percepatan pembangunan bendungan, irigasi, jalan dan proyek strategis nasional.
“Komitmen Pemerintahan, dengan menjalankan amanat UUD 1945 dengan tulus dan bertanggung jawab, dengan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk yang tidak memilihnya. Menjaga integritas dan memberantas korupsi dengan keteladanan pejabat negara,” tegas Prabowo. (dw/st)

























Komentar