Sulut Times, Manado : Jan WG Polii bersama staf khusus Gubernur Christian yokung ,kristo Lumentut dan Sekertaris Gerindra Sulut Harvarni Boky, ketika ngopi bareng.
Banyak hal yang didiskusikan,hal yang sangat menarik adalah Olahraga Sulawesi Utara.
Gebrakan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus untuk mengangkat prestasi Olahraga .
Sangat menarik Gubernur turun lapangan meninjau berbagai fasilitas olahraga .
Gubernur YSK menegaskan Prestasi Olahraga Dihargai sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Lonjakan anggaran pelatihan, bonus, dan fasilitas menarik atlet untuk berlatih lebih intens.
Selain itu, dukungan resmi ini memberi jaminan masa depan bagi juara yang meraih medali.
Pernyataan sangat baik adalah
Pemerintah menyiapkan bonus rumah bagi atlet peraih emas PON 2028.
Selain itu, Gubernur meluncurkan skema kontrak jangka panjang dan beasiswa pelatihan. Hal ini memperkuat komitmen supaya atlet fokus meningkatkan kapasitas serta menjaga keseimbangan antara akademik dan olahraga.
Apa yang menjadi komitmen Gubernur yang sangat dekat bersama rakyat.
Harvarni Boky yang hobinya Bolakaki menyampaikan contoh konkrit
visi besarnya.
Ia menegaskan, Persma 1960 harus menjadi percontohan bagi seluruh cabang olahraga di daerah ini untuk beralih ke pengelolaan yang profesional dan mandiri.
“Kita tegaskan, Persma harus dikelola secara profesional dan tidak boleh bergantung pada APBD.
Ini adalah komitmen kita bersama agar klub ini dapat bersaing secara sehat dan berkelanjutan di kancah nasional.
Gebrakan utama dalam kebijakan ini adalah pemisahan total pendanaan klub dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Skema baru yang mengandalkan pendanaan swasta dan sponsor corporate ini dirancang untuk membebaskan anggaran publik, sehingga dapat dialihkan untuk pembinaan atlet usia dini dan perbaikan fasilitas olahraga secara merata.
Presma satu komando, semua ini biasa ada, semua ini biasa tersedia karena pak Gubernur,” kata Harvani saat launching Presma 1960 di lapangan KONI, Rabu (12/11/2025).
Ia melanjutkan, Gubernur Yulius berkomitmen membangkitkan dunia olahraga Sulut.
Berbincang dengan presiden direktur Persma, Harvarni Boky , disaat meluapnya jumlah penonton sepak bola dan animo rakyat mensupport olahraga bola kaki.
Stadion Klabat penuh saat laga final Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026 antara Persma vs Bolsel FC, Minggu (19/4/2026). Suporter sampai nonton dari rumah bertingkat.
sejumlah rumah bertingkat milik warga di sisi utara Stadion jadi lokasi nonton oleh warga.
“Perlu diketahui, ini adalah komitmen pak Gubernur menghidupkan kembali Presma, dan wujud komitmen pak Gubernur menjawab tantangan,” tambahnya.
Olehnya mewakili manajemen, suporter, menyampaikan terima kasih pak Gubernur.
“Sehingga semua mengatakan pak Gubernur adalah bapak olahraga,” tambahnya.
YSK menekankan bahwa semangat kebangkitan Persma 1960, atau ‘Badai Biru’, harus menjadi inspirasi bagi seluruh Cabor di Sulawesi Utara.
“Keberhasilan kita menghidupkan ‘Badai Biru’ adalah bukti bahwa dengan manajemen profesional dan dukungan swasta, kita bisa berprestasi.
Semangat yang sama harus kita terapkan di Cabor lain, entah itu bulutangkis, renang, atau atletik,”
Menurut Yulius, target agar prestasi PON Sulut bisa masuk lima besar prestasi nasional dan menjadi Tuan Rumah perhelatan Olahraga tingkat Nasional, harus memperhatikan aspek ketersediaan sarana dan prasarana fasilitas latihan dan juga kesiapan para Atlet.
Ada hal menarik saat minum kopi di Toranata Kawangkoan saat pencalonan gubernur, tiba-tiba YSk tanya catur, kemudian ditunjukkan tempat kumpulnya main catur dan YSK berjalan untuk adu Catur.
Sangat jelas disampaikan
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga catur nasional hingga ke kancah internasional.
Hal ini seiring perannya sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia masa bakti 2022–2026, yang telah dijalani selama empat tahun.
Pernyataan Gubernur YSK
Sepak bola Sulut sudah bangkit. Kita harus optimis, ke depan kita bisa menguasai panggung sepak bola Indonesia,” tegasnya di hadapan para pemain, official tim, dan ribuan suporter yang memadati stadion.
Hadiri Final Persma 1960 vs Bolsel FC, Gubernur Yulius Selvanus: Sepak Bola Sulut Bangkit, Siap Tembus Kancah Nasional, tutup Jan Polii.
((Jack Latjandu)).
.
























Komentar