SulutTimes, Minut : Puluhan karyawan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Minut sambangi Kantor DPRD guna menyuarakan aspirasi mereka terkait gaji mereka yang hampir 9 bulan belum kunjung dibayarkan.
Langkah tersebut di ambil mereka sebagai bentuk upaya para Karyawan PDAM Minut dalam memperjuangkan hak mereka.
Yohanis Kodoati salah seorang karyawan PDAM Minut mengatakan, setiap karyawan telah melakukan tugas dan tanggungjawab bahkan sangat mendukung program yang ditetapkan oleh Dirut PDAM, tapi hak mereka tidak kunjung dibayarkan.
“Kami memahami, tunggakan ini terjadi bukan zaman Direksi sekarang. Yang menjadi persoalan, Direksi tidak memberikan jaminan soal gaji mereka sedangkan beliau sudah memasuki satu tahun masa kepemimpinan pada bulan Februari mendatanh. Jika kami tidak sampaikan aspirasi ini, mau jadi apa kami. Bisa-bisa, sampai satu tahun kami tidak terima gaji,” ungkapnya dengan suara kecewa.
Kodoati mengungkapkan, akibat keterlambatan gaji tersebut, kontrakan serta cicilan rumah dan lainnya menjadi masalah.
Mirisnya lagi, sampai ada anak-anak kami yang harus berhenti sekolah akibat semester tidak terbayar.
“Karena persoalan belum dibayarnya gaji mereka, ada suami istri yang akhirnya ribut dan harus pisah ranjang. Pekerjaan kami di PDAM Minut bukan hanya sekedar sampingan tetapi totalitas. Persoal gaji ini, telah menyebabkan sistem manajemen keuangan di dalam keluarga kami kini bermasalah,” ungkap Kodoati.
Menurutnya, aksi ini dilakukan dengan harapan wakil mereka di DPRD Minut tidak tutup mata, hati dan telinga. Sebagai wakil rakyat di DPRD Minut bisa menindaklanjuti permasalahan dan mencarikan solusi terbaik untuk nasib mereka para karyawan PDAM Minut.
“Kami juga pelayan masyarakat. Kami tidak mempunyai rencana untuk mogok kerja. Teman-teman kami yang lainnya tetap melaksanakan tugas di lapangan, karena itu bagian pelayanan kepada publik. Harapan kami Bupati bisa menindaklanjuti hak kami ini,” tegas Kodoati.
Paulus Sundalangi Anggota DPRD Minut yang menerima aspirasi para karyawan PDAM menyatakan, akan melaporkan masalah ini ke pimpinan Dewan.
“Saya tidak mau berjanji, tapi akan kami desak terus agar segera ditindaklanjuti. Dewan kalau tidak ada aspirasi dari masyarakat berarti tidak kerja,” kata Sundalangi.
Diketahui, Jabatan Dirut PDAM Minutes saat initial dipercayakan kepada Roland Maringka yang belum lama ini ditunjuk sebagai Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Sulawesi Utara (PERPAMSI) periode 2023-2027.

























Komentar