Hebat!!! Mahasiswa Universitas Pertamina Pasang Panel Surya di Daerah Terisolir

Berbekal hasil survey kepada masyarakat, Nurcholis dan tim dengan pendampingan dari perangkat dusun, akhirnya menentukan lima titik pemasangan lampu jalan bertenaga surya. Kelima titik ini merupakan titik krusial bagi akses dari dan ke Dusun Kuri Caddi. Nurcholis dan tim selanjutnya melakukan instalasi dan pemasangan lampu jalan bertenaga surya tersebut pada 18 Desember 2021.

“Dalam proses instalasi lampu jalan bertenaga surya tersebut, kami dapat secara langsung mempraktikkan ilmu yang sudah kami pelajari di kelas. Misalnya dengan basic knowledge di Mata Kuliah Rekayasa Bahan, kami memperhitungkan dengan cermat bahan campuran yang digunakan untuk membuat pondasi beton tiang lampunya agar dapat berdiri dengan kokoh dan aman. Kami juga menjadikan Mata Kuliah Manajemen Konstruksi sebagai panduan dalam melakukan tahapan proyek konstruksi. Misalnya, bagaimana cara-cara pengelasan besi yang baik, pemasangannya dari satu komponen ke komponen lain, dan seterusnya,” tutur Nurcholis.

Baca Juga  Mahasiswa Universitas Pertamina Kembangkan Obat Kanker Payudara

Kepala Dusun Kuri Caddi, Sapri, S.Pd.I, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Nurcholis dan tim. “Tidak hanya mempermudah akses jalan, adik-adik mahasiswa juga telah memberikan edukasi tentang apa itu EBT dan bagaimana memanfaatkannya kepada warga Dusun Kuri Caddi. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin dan semakin luas cakupannya. Misalnya, membantu para nelayan di Dusun Kuri Caddi memanfaatkan sumber penerangan dengan panel surya tersebut untuk menghemat biaya aki atau genset,” ungkap Sapri.

Disebutkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021-2030, ditargetkan porsi pembangkit Energi Baru dan Terbarukan (EBT) meningkat menjadi 51,6 persen dari RUPTL 2019-2028 yang masih berada di kisaran 30 persen. Adapun, total target penambahan pembangkit adalah sebesar 40,6 GW, dengan porsi EBT mencapai 20,9 GW.

Baca Juga  UKM Sulut Terima Paramakarya

Sementara itu, untuk meningkatkan bauran EBT dan penyaluran listrik bagi masyarakat di pedesaan, menurut Kementerian ESDM, pemerintah juga terus mendorong pelaksanaan program dedieselisasi melalui penggantian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke pembangkit EBT sesuai dengan potensi energi terbarukan di daerah setempat.

Bagi siswa/siswi yang tertarik dengan isu pembangunan infrastruktur energi, dapat memilih Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertamina. Kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut, mengajak putra/putri terbaik dari seluruh penjuru negeri untuk mendaftar di Seleksi Nilai Rapor (Non-tes) dan Ujian Masuk Online, untuk Tahun Akademik 2022/2023. Universitas Pertamina juga menyediakan berbagai beasiswa untuk membantu para siswa/siswi. Informasi lengkap dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/pendaftaran

(Visited 24 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar