Hingga Akhir Tahun Pemkab Minahasa Targetkan 293 Inovasi untuk Maksimalkan Pelayanan Publik

Sulut Times, MINAHASA : Inovasi merupakan bentuk terobosan untuk menghadapi kondisi birokrasi yang ruwet, lama dan monoton serta untuk melawan segala bentuk kekakuan dan zona nyaman yang selama ini menghasilkan budaya kerja kurang produktif.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, menekankan pentingnya tindakan nyata untuk mengatasi fluktuasi skor yang dicapai oleh Kabupaten Minahasa.

Ia menyatakan bahwa untuk memperbaiki kondisi ini pada tahun 2025, langkah awal harus dimulai pada tahun 2024 melalui inisiatif Eleksistensi.

“Kami akan melakukan eksistensi sehingga akan terbit SK Bupati yang berkaitan dengan inovasi di Kabupaten Minahasa,” ujarnya, usai menyampaikan materi tentang strategi penguatan dan pengembangan inovasi daerah, Rabu (16/10/2024) di Yama Resort Tondano.

Untuk mendukung inisiatif eksistensi, lanjut dia, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Minahasa diharapkan untuk menjalani prosedur ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Baca Juga  Waka Polres Yindar Sapanggalo Apresiasi Anggota Amankan Pengucapan Syukur 2022

“Prosedur ini bertujuan untuk mendorong OPD dalam mengidentifikasi praktik terbaik dari daerah lain dan menerapkannya di Kabupaten Minahasa,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika minimal ada sekitar 91 organisasi yang ada di Kabupaten Minahasa, dan oleh pak Bupati dikatakan setiap OPD ada 3 Inovasi, minimal ada 293 inovasi yang akan dihasilkan sampai dengan akhir tahun 2024.

“Itu masih kecil dibandingkan daerah lain yang mencapai ribuan inovasi, tetapi yang mereka laporkan itu adalah inovasi yang terpilih yang sudah memiliki nilai kematangan terbaik,” ia menjelaskan.

Menurutnya, peningkatan inovasi dan kinerja pelayanan publik sangat diperlukan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Setiap OPD harus berkomitmen dalam mengembangkan inovasi yang dapat meningkatkan skor pelayanan,” ujarnya.

Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, lanjut dia, diharapkan Kabupaten Minahasa dapat melakukan perbaikan signifikan yang berdampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga  Jadi Irup Hari Bela Negara, Sorongan : Tunjukan Eksistensi NKRI

“Semakin banyak aktor yang terlibat dalam setiap inovasi akan semakin baik tingkat kemajuannya,” ia menambahkan

Di kesempatan yang sama, Bupati Tendean menyampaikan Pentingnya inovasi daerah yang diartikan sebagai bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah yang memberikan kemudahan dalam upaya menciptakan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik dan lebih cepat

“Pentingnya inovasi dalam pemerintahan daerah untuk meningkatkan pelayanan publik, memecahkan masalah yang ada, dan mempercepat pembangunan sehingga peran strategi kebijakan dalam mendukung inovasi dapat diterapkan di berbagai sektor di Minahasa,” terangnya

Hampir 3 minggu berjalan dibawa koordinasi Sekda Minahasa telah terorganisir dengan baik dan hal ini sangat luar biasa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa memberikan apresiasi atas kunjungan dari Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri RI Yusharto Huntoyungo, M.Pd, yang memberikan materi dalam mendukung Kabupaten Minahasa untuk terus berinovasi.

Baca Juga  Jenazah PDP Asal Manado di Makamkan di Waleure Langowan

Kiranya kegiatan ini akan menjadi momentum penting bagi Minahasa untuk lebih memahami dan mengembangkan serta menerapkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah”. Tutup Tendean.

(Visited 188 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar