Suluttimes.com, AIRMADIDI – Jika tahun-tahun sebelumnya HUT Wanua Matungkas hanya terpusat di Balai Desa, konon dihadiri perangkat Desa serta undangan yang tidak seberapa lantaran ruangan yang terbilang kecil.
Namun kali ini jauh berbeda, masyarakat tumpah ruah di lapangan olahraga berlokasi di Jaga V, terbilang cukup luas. Telah berdiri belasan tenda dijadikan tempat perayaan HUT Wanua Matungkas ke-258.
Para undangan serta masyarakat yang datang di lokasi disambut dengan tarian Kabasaran.
Acara berlangsung meriah dihadiri Kadis Naker Minut Edwin Ombuh mewakili Bupati Joune Ganda, Kadis Pemdes Frederik Tulengkey, mantan Bupati Minut 2 periode Bpk Drs Sompie Singal MBA, Camat Dimembe Ansye Dengah SSos MSi, anggota DPRD Minut Ronald Kaawoan, Kapolsek Dimembe Ipda Steven Rumapea S.Trk MH, Danramil 1310-04 Dimembe, Sekdes Matungkas Roy Mantiri, mantan Kumtua, Pengurus BPD, LPM, Bundes, BKSAUA, PKK serta masyarakat dari Jaga I – Jaga XI.

Syukur HUT Desa diawali dengan Ibadah, dipimpin Pdt Parmenas Mamonto.
Kumtua Desa Matungkas Novieta Tangkudung dalam sambutannya mengaku acara seperti ini baru pertama dibuat setelah kurun waktu 49 tahun berlalu.
“Sebelumnya HUT Desa hanya dilaksanakan di balai Desa. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan kontribusi yang telah di berikan selama ini,” ujar Novieta Tangkudung.
Kumtua Novieta menjelaskan, HUT Desa Ke-258 ini mengangkat tema ‘Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kau kehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kau rancangkan (Mazmur 20 : 5)
Demikian Kumtua Novieta Tangkudung berpesan agar tetap saling menghormati antar sesama, masyarakat harus saling menjaga, termasuk menjaga ketentraman dan keamanan dinlingkungan masing-masing.
“Kekompakan dan kebersamaan yang selama ini terjalin agar tetap dipertahankan. Saya juga berterima kasih kepada Bpk Bupati Joune Ganda SE MAP MM MSi bersma Wakil Bupati Bpk Kevin W. Lotulung SH MH yang diwakili oleh Kadis Naker Minut pak Edwin Ombuh telah berkenan hadir. Halnya para undangan serta kahadiran seluruh masyarakat Desa Matungkas dari Jaga I – Jaga XI. Untuk diketahui sebelum acara Syukur HUT Desa saat ini, sejak pagi tepatnya jam 06.00 Wita telah dibuka atau dimulai dengan Doa lintas Jaga, berkeliling yang diikuti perangkat Desa, tokoh Agama serta tokoh masyarakat,” jelas Kumtua Novieta.
HUT Desa juga diwarnai dengan Tiup lilin oleh Kumtua didampingi para undangan.
Sementara Kadis Naker Edwin Ombuh membacakan sambutan Bupati disebutkan Desa memiliki peran penting dan strategis, perpanjangan tangan pemerintah Kecamatan dan Kabupaten dalam pembangunan.
Demikian akan saling koordinasi dan mensuport dalam memberikan inovasi dan kreasi serta motifasi kepada masyarakat untuk terlibat aktif dan proaktif dalam pembangunan Desa.
Dan peran ini sudah ditunjukkan masyarakat dan pemerintah Wanua Matungkas untuk membawa kemajuan Desa hingga saat ini boleh merayakan HUT Ke-258 dengan berbagai capaian dan kemajuan dan kesuksesan.
“Bapak Bupati menghaturkan selamat kepada pemerintah Wanua Matungkas serta masyarakat yang ada boleh merayakan ulang tahun Ke-258 tahun, semoga sukses, maju dan sejahtera. Selamat atas capaian capaian yang diraih Wanua Matungkas. Semoga usaha kerja pemerintah dan masyarakat mendapat anugerah dari Tuhan.
Jadikan perayaan ini suatu mementum spesial untuk menjadikan Wanua Matungkas menjadi Desa diberkati, Desa teladan, Desa pengabdian dan desa yang takut akan Tuhan,” pesan Bupati dikutib Kadis Naker Edwin Ombuh.
Dia juga mengajak masyarakat untuk peka dengan situasi alam, proaktif dalam menunjang program pembangunan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, yang mengusung visi mewujudkan Minahasa Utara hebat melalui perubahan dan kemajuan untuk kejahterann iman dan gotong royong serta memanfaatkan Dana Desa sesuai dengan peruntukannya.
“Kembangkan juga sektor UMKM, sektor pertanian, perkebunan dan perikanan maupun kuliner dengan kreatif, inovatif dan terobosan untuk pemulihan,” tambahnya.
Acara kali ini juga disemarakan dengan lomba bikin Kue Ulang Tahun, bahan dasar non beras, halnya lomba tenda terbaik antar Jaga (Jaga I – Jaga XI), konon tim Juri yakni Ibu Camat Dimembe, Kapolsek Dimembe dan Ketua TP PKK Desa Matungkas.
Terakhir ditutup dengan penampilan tari maengket dari lansia dan ucapan terima kasih disampaikan Ketua Panitia Bpk Nicholas Rumengan. (dw/st)


























Komentar