Sulut Times, MANADO : Gangguan pasokan air bersih kembali terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara. Seorang warga setempat sekaligus infulencer, Didi Roa, mengeluhkan terhentinya pasokan air di kediamannya di Blok Y No 24 Perum Koka Kharisma sejak kemarin. Didi Roa mengungkapkan kekecewaannya melalui akun Facebook pribadinya (Senin,23/06/25).
Ia mempertanyakan kebijakan PDAM yang tetap meminta pembayaran tagihan meskipun pasokan air tidak tersedia.
“Yang Terhormat Dir PDAM kota Manado, kita pe aer di Blok Y No 24 Perum Koka Kharisma so dari kemarin sampai hari ini belum bajalang! Kita pe Tong aer so kosong, berikut mo ba bayar depe manyala atau depe mati ?????”
Keluhan ini menunjukkan frustrasi warga terhadap terganggunya layanan air bersih yang vital untuk kebutuhan sehari-hari.
Pernyataan “mo ba bayar depe manyala atau depe mati?” secara jelas menyiratkan kekesalan atas kewajiban membayar tagihan meskipun pasokan air tidak tersedia
Sejak berita di ini di publlikasikan, belum ada tanggapan resmi dari PDAM Kota Manado terkait keluhan ini.


























Komentar