Intervensi Pasar, Pemkab Minut Bagikan Kupon Daging Sapi Bersubsidi di Pasar Airmadidi

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Dinas Perdagangan Pemkab Minahasa Utara (Minut) terus berupaya mengintervensi pasar melalui program Pasar Murah jelang hari Raya Idul Fitri, salah satunya pembelian daging sapi bersubsidi, di Pasar Airmadidi, Selasa (17/03/26).

Subsidi daging sapi menggunakan kupon dengan potongan Rp.25.000, khususnya bagi yang ingin mendapatkan daging sapi. Dengan kupon tersebut nanti digunakan saat membeli daging sapi.

Nampak Asisten II Pemkab Minut Robby Parengkuan, juga Kadis Perdagangan Sinpesly M. Tapada ikut membagikan kupon bagi masyarakat.

“Pemkab Minut menyediakan kupon bersubsidi, masyarakat bisa membeli daging sapi dengan harga terjangkau, lebih murah dari harga di pasaran,” ujar Parengkuan.

“Stok ini hanya terbatas, karena minggu lalu pak Bupati sudah membagikan kupon daging sapi bersubsidi, sekarang hanya melanjutkan,” sambung Asisten II Robby Parengkuan.

Baca Juga  Hasil Quick Count, JG-KWL Unggul Pilbup Minut 2024

Sementara Kadis Perdagangan Sinpesli Maxmelian Tapada menjelaskan bahwa kegiatan yang sedang berlangsung merupakan program Bupati dan Wakil Bupati Minut (JG-KWL) melalui APBD di Dinas Perdagangan Minut. Program dagangan bersubsidi akan disalurkan di 10 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Minahasa Utara.

“Kegiatan ini juga bagian dari program JG-KWL menghadapi hari-hari besar keagamaan. Dilaksanakan di momen jelang Lebaran, kemudian akan berlanjut lagi pada kegiatan Paskah. Pemerintah berharap masyarakat dapat menggunakan momentum ini dengan baik, berbelanja dengan harga terjangkau,” sebut Tapada.

Ia melanjutkan, saat ini harga daging sapi di pasaran berkisar Rp.145,000 – Rp.150,000. Dengan kupon ini, masyarakat bisa mendapatkan daging sapi dengan harga potongan, lebih murah.

Baca Juga  Pemilihan 'Elite Model' Nasional Bakal Digelar di Sutan Raja Kalawat, Minut

“Kegiatan ini sebagai upaya mengendalikan tingkat inflasi. Selama 2 tahun berjalan pemerintah juga berupaya mengintervensi pasar dimulai sejak tahun 2024, 2025 bahkan hingga menjelang bulan ramadhan di tahun 2026, tercatat Kabupaten Minahasa Utara masih berada di 5 besar inflasi terendah di Sulawesi Utara,” jelas Tapada. (dw/st)

(Visited 33 times, 1 visits today)

Komentar