Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Memasuki bulan Maret hingga April di tahun 2024, sebagian wilayah Sulawesi Utara (Sulut) diterpa bencana alam seperti banjir maupun tanah longsor akibat tingginya intensitas curah hujan.
Yang terkini, peristiwa Erupsi Gunung ‘Ruang’ di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Menyikapi fenomena bencana alam tersebut, jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Off-road Federation (IOF) Sulut sebagai salah satu organisasi yang memiliki divisi rescue ikut menyalurkan bantuan
bagi warga terdampak pasca bencana longsor dan banjir.
Halnya bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro.
Disebutkan Ketua Harian IOF Sulut, Charles Sumanti bahwa IOF adalah salah satu organisasi yang masuk sebagai stakholder kebencanaan di Indonesia.
“IOF bukan hanya sekedar organisasi atau wadah penyaluran hobi. Namun visi dan misi utama IOF adalah kepedulian kepada sesama, terlebih masyarakat terdampak bencana alam,” sebut Charles kepada sejumlah awak media disela-sela penyaluran bantuan logistik di Posko Pendamping BNPB di komplek Satrol Lantamal VIII Bitung, Minggu (21/04/24).
Charles yang didampingi Ketua IOF Pengcab Kota Bitung, Winsy Djoha menyampaikan dalam kepemimpinan Ketua IOF Pengda Sulut, bung Joune Ganda akan terus berusaha IOF hadir di setiap musibah bencana alam di Sulut maupun di luar Sulut.
“IOF akan terus berusaha hadir disetiap bencana alam di Sulut, hal ini dibuktikan disaat terjadi tanah longsor yang menutup akses jalan diruas jalan Bitung – Likupang, personil rescue IOF Sulut hadir memberikan bantuan dan membuka akses jalan tersebut,” katanya.
Dikesempatan yang sama, pria yang hobi menunggangi kendaran fourwheel driver ini melanjutkan, jika pelaksanaan penyaluran bantuan ini merupakan hasil dari sumbangan anggota dan pengurus IOF Pengda Sulut bagi warga terdampak bencana alam.
“Penyaluran bantuan ini akan disalurkan di posko bencana BNPB bagi warga terdampak erupsi Gn Ruang Tagulandang di Kabupaten Sitaro dan bencana alam banjir serta tanah longsor di Kota Bitung dan wilayah Kabupaten Minahasa Utara,” tandasnya.
“Penyaluran bantuan-bantuan ini kiranya dapat bermanfaat serta meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam,” tambahnya.
Sementara itu, penyerahan bantuan IOF Pengda Sulut di Posko bencana alam BPBD Kota Bitung, diterima oleh salah satu Staf Khusus Walikota Bitung, Santy Gerald Luntungan yang dikesempatan itu menjalankan piket di Posko Bencana.
“Atas nama Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota, Hengky Honandar serta jajaran Pemerintah Kota dan masyarakat Bitung, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang telah diserahkan di posko bencana, yang nantinya bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat terdampak,” sebut Santy Luntungan notabene mantan Ketua DPRD Kota Bitung, juga menjabat salah satu Dewan Pengawas IOF Pengda Sulut.
Bantuan IOF Pengda Sulut bagi warga terdampak bencana alam diantaranya berupa Beras, Mie Instan, Matras dan Masker. Adapun bantuan logistik tersebut, sebagian telah diserahkan di Posko Bencana Kota Bitung dan lainnya akan diserahkan ke Posko Pengungsian di wilayah Kabupaten Minut. (dw/st)


























Komentar