Jangan Jadi Ketua Umum Kalau Tak Punya Duit Pertina Hancur Oleh Pengurus Pusat Yang Telah Diganti

Jangan Jadi Ketua Umum Kalau Tak Punya Duit Pertina Hancur Oleh Pengurus Pusat Yang Telah Diganti

Sulut Times, Minahasa Utara : Richard Engkeng, promotor dan pemerhati tinju amatir Indonesia, menyoroti dualisme organisasi antara PERBATI dan PERTINA.

“Jangan jadi ketua umum Pengurus Pusat (PP-Pertina) jika tak punya Uang, makanya ulah pengurus yang sudah tergantikan, pengurus yang Baru saat ini berusaha membenahi kembali dari nol”, ujar Richard Engkeng, saat diwawancarai media ini Selasa (18/11/2025).

Lanjut Engkeng, menurut dia untung masih ada anak-anak muda yang membentuk wadah baru sebagai penyelamat untuk tinju amatir Indonesia bisa tampil di kanca Internasional, Yaitu PERBATI yang mendapatkan Legalitas Lisensi Internasional.

Baca Juga  Libur Natal, Masyarakat Konsumsi BBM Berkualitas, Penjualan Pertamax Naik 46 %

“Saya melihat tinju popnas yang saling bertengkar dan saling menuding siapa yang paling berkompoten dalam pertandingan tersebut di antara PERBATI dan PERTINA”,ungkap dia.

“Dan saya mohon PERBATI dan PERTINA duduk bersama untuk bermusyawarah memajukan tinju amatir Indonesia”, lanjut promotor tinju kenamaan asal Sulut tersebut.

Engkeng menilai, jangan ada lagi pembatasan dan atau penugasan wasit/hakim harus bebas tidak ada pembatasan wasit hakim bukan hanya milik dari PERBATI ataupun Pertina, semestinya terakomodir semua.

“Begitu pula menyangkut atlit mereka harus bebas bertanding jika panitia pertandingan PERBATI berlaku juga apabila pertandingan pelaksanaanya oleh Pertina”, tegas Engkeng.

Menurutnya PERTINA seharusnya berterima kasih kepada PERBATI yang telah menyelamatkan Tinju Amatir Indonesia.

Baca Juga  Warga Sumringah, Jalan Penghubung Desa Watudambo - Tontalete Rok-rok Semakin Mulus

“Sebab Pertina telah di tutup tak bole lagi untuk wakil Indonesia keluar Negeri, tutup Engkeng.

        ((jacklatjandu reporter)).

(Visited 49 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar