Suluttimes.com, AIRMADIDI – Kendati dalam catatan rembuk Stunting 2025, terjadi penurunan signifikan prevalensi stunting di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Namun Pemkab Minut dinakhodai Dr Joune Ganda terus melakukan berbagai terobosan, kali ini melibatkan generasi muda.
Hal ini ditandai dengan dilaksanakan Lomba Pemilihan Duta Cegah Stunting digagas TP PKK tingkat Kabupaten, dibuka langsung oleh Bupati Joune Ganda bertempat di Atrium kantor Bupati, Senin (20/04/26).
Disebutkan Bupati Joune, pemilihan duta cegah stunting akan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.
“Upaya pencegahan stunting merupakan tugas kita semua, termasuk kaum muda. Pencegahan ini juga merupakan instruksi berjenjang dari pemerintah pusat hingga ke daerah, termasuk Kabupaten dan Kota. Kali ini kita libatkan peran generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan, khususnya pencegahan stunting.” ujar JG sapaan akrab Bupati Minut.
Bupati menyentil catatan panitia, sebanyak 20 peserta terdaftar, merupakan utusan dari 10 Kecamatan. Artinya masing-masing Kecamatan mewakilkan satu pasang peserta. Pasangan yang berhasil nantinya akan diseleksi mewakili Minahasa Utara pada lomba duta cegah stunting tingkat Provinsi.
“Diharapkan tahun ini akan lahir utusan yang lebih hebat dan mampu berprestasi di tingkat provinsi,” pesan bupati.
Diketahui, perwakilan dari Kecamatan Kauditan yakni Keyla Katuuk dan Farel Tingon, keduanya tampil optimal dengan hasil terbaik, berhasil mengoleksi juara pertama.
Masyarakat juga dihimbau dalam memberikan dukungan, termasuk bisa menyaksikan penampilan mereka secara langsung melalui siaran live di Manado Town Square (Mantos), Jumat pekan depan. (dw/st)

























Komentar